Berita Video

VIDEO - Keharuan Mewarnai Penyerahan Bantuan Koban Gempa Sulteng di PPU

Sejumlah korban bahkan terisak-isak menyaksikan video tersebut. Di dampingi sejumlah staf BPBD, mereka terus ditenangkan.

VIDEO - Keharuan Mewarnai Penyerahan Bantuan Koban Gempa Sulteng di PPU
Tribun Kaltim/Samir
Sekda PPU,Tohar saat menyerahkan bantuan untuk korban bencana gempa dan tsunami Sulteng yang mengungsi di rumah keluarga 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO - Penyerahan bantuan untuk 20 kepala keluarga korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah di Halaman Kantor Badan Penanggullangan Bencana Daerah (BPBD) Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (18/10/2018) diirisi isak tangis sejumlah undangan.

Bahkan Sekda Tohar saat menyampaikan sambutan, matanya berkaca-kaca menahan tangis. Bahkan sejumlah anggota BPBD tak kuasa menahan tangis termasuk sejumlah korban yang datang menerima bantuan.

Tangis korban dan sejumlah undangan pecah saat BPBD memutaskan hymne Ibu Pertiwi, apalagi saat itu juga ditampilkan video korban dan kondisi bencana gempa dan tsunami di Sulteng.

Baca: Stok Makanan Kian Menipis, Pengungsi Gempa Palu Khawatirkan Kondisi Anak-anak dan Bayi

Sejumlah korban bahkan terisak-isak menyaksikan video tersebut. Di dampingi sejumlah staf BPBD, mereka terus ditenangkan. Bahkan Kapolres AKBP Sabil Umar, Dandim 0913 PPU Letkol Mahmud juga tampak bersedih.

Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar menyampaikan bahwa untuk saat ini tak perlu memandang siapa yang menjadi korban, namun mereka merupakan saudara. Ia mengatakan tak satupun manusia mengharapkan bencana seperti ini menimpa, namun karena kehendak Allah SWT sehingga hal itu bisa terjadi.

Ia mengatakan, banyak kelompok yang telah berbuat untuk para korban d Sulteng, dan bahkan Pemkab PPU telah mengirimkan bantuan dua tahap untuk para korban.

Ia juga mengingatkan kepada korban, agar tetap melakukan komunikasi dengan pemerintah di Sulteng, siapa tahu ada program bantuan untuk korban bencana. "Ini adalah duka kira bersama, apa yang mereka rasakan, itu juga yang kami rasakan," katanya.

Baca: Viral, Ketegaran Bocah Cantik 3 Tahun Korban Gempa Palu!

Sementara itu, Kasubbid Logistik dan Peralatan BPBD PPU, Nurlaila menyampaikan bahwa ada sejumlah anak korban bencana gempa dan tsunami ingin tinggal di Penajam dan tetap bersekolah.

Sampai sekarang sudah tercatat ada 3 anak yang ingin melanjutkan sekolah di Penajam, mulai tingkat SD, SMP sampai SMA.

Halaman
12
Penulis: Samir
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved