UMP Kaltim 2019 Perkirakan Naik Rp 200 Ribu, Penetapan Tunggu SK Gubernur

Penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kaltim secara serentak seluruh Indonesia akan diumumkan per 1 November 2018

UMP Kaltim 2019 Perkirakan Naik Rp 200 Ribu, Penetapan Tunggu SK Gubernur
TRIBUN KALTIM / ANJAS PRATAMA
Kepala Dinas Disnakertrans Kaltim, Abu Helmi. UMP Kaltim akan diumumkan dan ditetapkan per 1 November mendatang. 

Ketua Apindo Kaltim Slamet Brotosiswoyo ikut memberikan pendapatnya seputar UMP Kaltim 2019.

"Kami sudah rapat dan akan ke Gubernur. Sesuai PP 78, naik sekitar 8,03 persen. Kurang lebih naik jadi Rp 2,7 jutaan. Sebetulnya begini, teman-teman pengusaha itu tak tiap tahun naik produktifitasnya. Tetapi dengan ketentuan PP 78, dimana tiap tahun UMP harus naik, siapa kira-kira yang bisa patuh. Kalau ini naik terus, siapa yang patuh?" kata Slamet kepada Tribun, Jumat (19/10).

Kenaikan UMP yang terlalu besar dan dilakukan tiap tahun disebutnya juga akan berimbas pada faktor lain.

"Dampaknya juga ke harga (produk). Susah juga. Apindo sudah usulkan ke pemerintah, coba UMP dibuat klasifikasi. Ada UMP untuk pengusaha kecil dan besar. Jadi disesuaikan dengan kemampuan pengusaha. Kenyataan di lapangan, banyak (pengusaha) yang belum mampu bayar sesuai UMP," katanya.

Selain opsi ikuti PP 78, Apindo sampaikan juga ikut tawarkan opsi kalkulasi UMP mengikuti laju ekonomi dan inflasi daerah, bukan selalu gunakan laju ekonomi dan inflasi nasional.

"Okelah pakai PP 78/ 2015, Tetapi pakai pertumbuhan ekonomi dan inflasi lokal. Jadi tak ikuti pertumbuhan ekonomi nasional. Kemarin waktu perundingan, kami sampaikan," katanya.

Lantas berapa angka UMP jika ikuti pertumbuhan ekonomi dan inflasi lokal dibandingkan dengan PP 78/ 2015 menurut Slamet, jika nasional naiknya 8, 03 persen, sementara jika pakai lokal itu kenaikannya 5,54 persen.

Baca: Duel Masih Kabur, Floyd Mayweather Sudah Lakukan Hitung-Hitungan Laba jika Jadi Lawan Khabib

"Dikalikan saja untuk tahu angkanya. Karena begini. Kaltim dikenal sebagai provinsi kaya, tetapi itu hanya di sektor tambang dan migas. Yang lainnya kan kemampuannya tidak sama," ucapnya.

Dari Apindo, nanti Senin (22/10), seluruh pihak akan kembali bertemu untuk memastikan UMP Kaltim 2019. "Senin ini akan bertemu Pak Gubernur, karena tanggal 1 (November) diputuskan," katanya. (*)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved