Gara-gara Calon Manajernya Tak Punya Dokumen Keimigrasian, Perusahaan di Bali Ini Ditutup Satpol PP

Karena mempekerjakan orang asing tanpa dokumen keimigrasian, perusahaan itu ditutup paksa dan tidak diizinkan beroperasi sementara waktu.

Gara-gara Calon Manajernya Tak Punya Dokumen Keimigrasian, Perusahaan di Bali Ini Ditutup Satpol PP
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Perusahaan distributor es krim di Jalan Rama Semarapura ditutup kerena mempekerjakan orang asing dan tidak dapat menunjukkan dokumen IMTA, SIUP dan TDP, Jumat (26/10/2018). 

Gara-gara Calon Manajernya Tak Punya Dokumen Keimigrasian, Perusahaan di Bali Ini Ditutup Satpol PP

TRIBUNKALTIM.CO - Empat mobil boks terparkir di depan kantor salah satu perusahaan distributor es krim di Jalan Rama, Semarapura, Jumat (26/10/2018).

Pasca-disidak karena mempekerjakan orang asing tanpa dokumen keimigrasian, perusahaan itu ditutup paksa dan tidak diizinkan beroperasi sementara waktu.

Kepala Satpol PP Klungkung, I Putu Suarta menjelaskan, perusahaan distributor es krim itu ditutup lantaran pihak perusahaan tidak dapat menunjukkan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) atau TDP (Tanda Daftar Perusahaan).

"Kemarin kan sudah kami sidak perusahaan ini, bersama dengan pecalang. Ternyata mereka tidak dapat menunjukkan SIUP atau TDP. Sehingga langkah kami, perusahaan itu ditutup sampai dapat menunjukkan kewajibannya," ujar Kasatpol PP Klungkung, I Putu Suarta, Jumat.

Tak Cuma Dongkrak PAD, Kunjungan Wisatawan Asing juga Bikin Masalah Keimigrasian

Ratna Sarumpaet Ditahan di Ruang Imigrasi Terminal 2B Bandara Soeta, Lihat Foto-fotonya

Selain itu, perusahaan itu juga ditutup karena mempekerjakan orang asing tanpa dapat menunjukkan bukti fisik dokumen keimigrasian.

Pei Weidong, WNA asal China yang bekerja di perusahaan itu tidak bisa menunjukkan bukti fisik IMTA (Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing), hanya sebatas menunjukkan foto.

Selain itu, ia juga tidak melaporkan diri ke Dinas Tenaga Kerja Pemkab Klungkung.

"Mekanismenya, setelah hasil koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali dan Imigrasi, tenaga kerja asing juga harus melaporkan keberadaannya di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten. Hal ini yang tidak dilakukan WNA tersebut. Bahkan lapor ke kepala lingkungan juga tidak ada," ungkap Putu Suarta.

Gara-gara Bawa Ini, Keluarga Nia Ramadhani Tertahan di Imigrasi saat ke Selandia Baru

Viral, Lansia Antre Lama lalu Dibentak Petugas Imigrasi Saat Mengurus Paspor

Pihaknya akan menghentikan pengoperasian perusahaan itu, sampai ada itikad baik dari perusahaan untuk dapat memenuhi kewajibannya.

Halaman
12
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved