Soal Undangan Bagi Ormas yang Dilarang, Ini Penjelasan Pemprov Kaltim, Polisi Buru Penyebar Hoax
Beredar kabar di media sosial, ormas yang telah dilarang oleh pemerintah ikut diundang dalam rapat koordinasi yang diadakan Gubernur Kaltim.
Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Amalia Husnul A
Pemprov Kaltim melalui Pj Sekprov, Meiliana menjelaskan rapat koordinasi tersebut digelar dengan tujuan silaturahmi, serta mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di Kaltim.
"Di situ (surat) memang ada tertera (HTI), karena ketidaktahuan staf. Kesalahan staf saat meng-copy paste undangan organisasi-organisasi islam, saat HTI masih belum dibubarkan. Namun, Gubernur tetap bertanggung jawab," ucapnya, Senin (29/10/2018).
"Pada prinsipnya HTI tidak diundang. Gubernur minta semua pihak untuk menahan diri dan tidak terprovokasi , sehingga kondisi Kaltim tetap kondusif," tambahnya.
Bahkan, staf yang membuat surat tersebut telah dimintai klarifikasinya oleh kepolisian, termasuk teguran dari pihak Pemprov Kaltim.
Terkait dengan kabar beredarnya bendera ada di deretan tiang bendera halaman kantor Gubernur Kaltim, Jumat (26/10/2018) silam saat terjadi aksi demontrasi, Meiliana menjelaskan kabar tersebut tidaklah benar.
"Jadi pemasangan hanya di pagar saja, tidak ada di tiang bendera, itu hoax. Dan langsung diturunkan oleh Satpol PP, serta tidak ada penurunan bendera merah putih," terangnya.
Gempa Guncang Bulukumba, Waspada Hoax yang Beredar
VIDEO - Tribun Goes To School, Diskusi Soal Berita HOAX
Usai Diperiksa Kasus Hoax RS, Amien Rais Ancam Beber Kasus Korupsi yang Mengendap
"Kita akan cari penyebar foto hoax itu, tidak ada di tiang bendera, hanya di pagar dan segera di turunkan," tegasnya.
Kendati demikian, dirinya tidak menyangkal Gubernur dan Wakil Gubernur menerima massa aksi, dengan bershalawat, serta berdoa bersama.
"Gubernur dan Wagub menerima langsung massa aksi dengan bershalawat serta berdoa bersama," katanya.
HUT TNI, Jajaran Polresta Samarinda Kunjungi Mako dan Beri Kue Ulang Tahun
Anggota Polresta Samarinda Ini Gagal Raih Medali di Asian Games 2018 Cabor Gulat
Dikabarkan Meninggal Dunia via Postingan Facebook, Kapolresta Samarinda Malah Geli
Sementara itu, Polresta Samarinda masih melakukan penyelidikan terkait dengan viralnya kabar tersebut di media sosial.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pj-sekprov-kaltim-meiliana-menggelar-konferensi-pers_20181029_170211.jpg)