Bontang Raih Anugerah Pandu Negeri, Neni: Ini Prestasi Seluruh ASN Bontang

Pemerintah Kota Bontang menerima penghargaan Anugerah Pandu Negeri 2018 dengan predikat Pemerintah Daerah

Editor: Sumarsono
IST
Pemerintah Kota Bontang menerima penghargaan Anugerah Pandu Negeri 2018 dengan predikat Pemerintah Daerah dengan Kinerja dan Tata Kelola Baik dari Indonesian Institute Publik Governance 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Pemerintah Kota Bontang menerima penghargaan Anugerah Pandu Negeri 2018 dengan predikat Pemerintah Daerah dengan Kinerja dan Tata Kelola Baik dari Indonesian Institute Publik Governance (IIPG) di Hotel Grand Sahid, Sudirman, Jakarta, Jumat (26/10) malam.

Anugerah ANUGERAH Pandu Negeri merupakan ajang pemberian penghargaan tahunan untuk pemerintah provinsi, kabupaten dan kota terbaik, serta pemimpin inovatif yang dinilai berhasil melakukan terobosan dalam peningkatan pertumbuhan sosio-ekonomi melalui reformasi tata kelola pemerintahan yang amanah.

Piagam penghargaan bidang pemerintahan diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI 2009-2014, Boediono didampingi Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Soni Sumarsono kepada Walikota Bontang Neni Moerniaeni.

Baca: Timnas Indonesia Bakal Hadapi Tuan Rumah Singapura di Laga Perdana Piala AFF 2018, Ini Jadwalnya

Walikota Neni Moerniaeni ditemui usai menerima penghargaan mengatakan piagam yang diterima dari IIPG merupakan bukti bahwa tata kelola pemerintah di Bontang sudah berjalan sesuai koridor yang benar.

Sejumlah terobosan mulai dari e-planning, e-budjeting hingga penggunaan sistem pelaporan keuangan berbasis Accrual, dinilai berhasil meningkatkan performa pengelolaan keuangan daerah. Buktinya, Bontang selama 4 tahun berturut-turut meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran birokrasi Bontang terus bekerja cerdas meningkatkan pelayanan kepada publik. Penghargaan IIPG sejatinya bukan untuk Walikota, tapi dipersembahkan untuk seluruh pegawai," ujar Neni.

Walikota berharap, kedepan Bontang bisa menjadi pelopor untuk menciptakan terobosan tata kelola pemerintah baik dan benar.

Menurutnya, ukuran paling pokok dari kinerja pemerintah yang benar tercermin dari capaian Index Pembangunan Manusia (IPM). Saat ini, capaian IPM Bontang sudah mencapai 79 poin, lebih dari tinggi dari capaian IPM secara nasional yakni 74 poin.

Baca: TKI Dihukum Mati di Arab Saudi Tanpa Notifikasi, Pemerintah RI Protes Keras

"Tapi selalu tegaskan bahwa penghargaan itu bukan tujuan akhir. Award yang kita dapatkan dari lembaga manapun harus jadi cermin pemerintah agar kita senantiasa bekerja keras meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Mantan Wapres Boediono mengingatkan bahwa fokus pembangunan mulai dari level nasional hingga daerah harus tetap bertumpu pada tiga sektor, yakni pembangunan manusia, birokrasi dan pembangunan infrastruktur.

"Saya menyebutnya pembangunan 3i, yakni Insan atau Manusia, Institusi atau Birokrasi dan Infrastuktur. Jika kita fokus membangun 3i, maka percaya masa depan negara ini akan semakin baik," paparnya.

Sementara Ketua IIPG, Sigit Pramono, menjelaskan penghargaan Pandu Negeri merupakan bentuk apresiasi kepada Kepala Daerah yang telah melakukan berbagai terobosan dalam pengelolaan pemerintahannya.

Baca: Presiden Jokowi: Lebih dari 9 Juta Warga Indonesia Yakin Saya Ini PKI

Penilaian dilakukan terhadap 548 Pemerintah Daerah yang terdiri dari 34 provinsi, 416 kabupaten, dan 98 kota dan kota administrasi, dengan kriteria Aspek Performance, yang meliputi Pertumbuhan Ekonomi, Pengembangan Manusia, dan Breakthrough Result (Transformative and Innovative).

"Kemudian ada Aspek Governance yang meliputi Tata Kelola Keuangan, Tata Kelola Pemerintahan, serta Anti Korupsi," beber Sigit. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved