Kebakaran di Samarinda Dini Hari Tadi, 36 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Disaat sebagian besar warga tengah tertidur, si jago merah beraksi membakar rumah warga, Rabu (31/10/2018).

Kebakaran di Samarinda Dini Hari Tadi, 36 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
Tribun Kaltim/Christoper Desmawangga
Si jago merah menghanguskan bangunan tempat tinggal warga di jalan Kurnia Makmur, RT 21, Harapan Baru, Loa Janan Ilir, Samarinda, Rabu (31/10/2018). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Disaat sebagian besar warga tengah tertidur, si jago merah beraksi membakar rumah warga, Rabu (31/10/2018).

Peristiwa kebakaran itu terjadi di jalan Kurnia Makmur, Gang Langgar, RT 21, Harapan Baru, Loa Janan Ilir, Samarinda, sekitar pukul 01.30 Wita dini hari.

Hampir sebagian besar warga yang menjadi korban tidak dapat menyelamatkan harta benda, pasalnya saat kejadian itu terjadi, warga memang tengah tertidur pulas.

Baca: Pasar Legi Solo Kebakaran Sejak Pukul 16.45 Wib

"Lagi tidur, saya saja bangun saat tetangga gedor pintu. Setelah itu langsung saya bangunkan anak-anak, karena api sudah membesar," ucap Sibarani (37), salah warga yang tempat tinggalnya ludes terbakar, Rabu (31/10/2018).

Bahkan, akibat kejadian itu, dirinya terancam gagal berangkat ke Jakarta, pasalnya semua barang kebutuhan yang akan dibawa juga ludes terbakar.

"Saya memang tidur cepat, karena mau berangkat ke Jakarta, pesawat saya jam 19.00 Wita. Saya masih bingung tetap berangkat atau tidak, soalnya barang habis semua," jelasnya.

Akibat kejadian itu, terdapat tiga bangunan ludes terbakar, diantaranya bangsalan enam pintu, dan tujuh pintu, lalu bangunan industri rumahan pembuatan kerupuk, serta sedikitnya tiga bangunan lebih yang turut terdampak.

Baca: VIDEO - Kebakaran di Jalan Antasari Samarinda, Dua Kendaraan Ludes Terbakar

Dari informasi yang dihimpun, api dengan cepat merambat ke bangunan lainnya, karena rata-rata bangunan yang terbakar terbuat dari kayu, ditambah dengan mepetnya jarak antar bangunan.

Bahkan, bangunan industri rumahan pembuatan kerupuk yang berada di seberang jalan tak luput dari jilatan api.

Diduga api membesar berasal dari salah satu bangsalan.

Akibat kejadian itu, terdapat sekitar 36 jiwa dari 10 Kepala keluarga terpaksa mengungsi terlebih dahulu.

Sementara itu, hingga saat ini kepolisian dari Polsek Samarinda Seberang masih melakukan penyelidikan terkait dengan penyebab terjadinya kebakaran. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved