FGD Bank Mandiri - Tribun Kaltim: OJK Ajak Masyarakat Tak Ragu Manfaatkan Layanan Digital Banking

Pasalnya, tidak sembarang bank yang bisa menerbitkan jasa layanan digital keuangan. Ada syarat ketat yang diatur oleh OJK.

FGD Bank Mandiri - Tribun Kaltim: OJK Ajak Masyarakat Tak Ragu Manfaatkan Layanan Digital Banking
TRIBUN KALTIM / NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Kepala OJK Kaltim Dwi Ariyanto memaparkan mengenai digital banking 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Digitalisasi layanan menjadi hal wajib bagi perbankan.

Tanpa layanan digital, lambat laun bank akan ditinggalkan nasabahnya.

Demikian diungkapkan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim, Dwi Ariyanto.

Dwi menjadi salah satu pemateri dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema Peran Sentral Digital Banking Pada Sektor Perdagangan Ritel, di Samarinda, Kamis (1/11/2018).

Dalam paparannya, Dwi mengajak masyarakat tak ragu mengakses layanan digital yang diberikan perbankan.

Pasalnya, tidak sembarang bank yang bisa menerbitkan jasa layanan digital keuangan. Ada syarat ketat yang diatur oleh OJK.

"Yang diperbolehkan menyediakan layanan digital adalah bank yang masuk kategori Buku III. Yang modal intinya sudah lebih dari Rp 30 triliun. Jadi, hanya bank-bank besar," kata Dwi, dalam acara yang digarap Bank Mandiri bersama Tribun Kaltim, ini.

Dwi juga menjelaskan, yang dimaksud digitalisasi perbankan, merupakan pengembangan dari electronic banking.

Baca juga:

Halaman
123
Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved