Hasil Pemeriksaan Inspektorat, Warga Mengaku Beri Rp1 Juta pada Oknum Disdukcapil untuk Urus KK

Dari hasil pemeriksaan, tersebut terungkap bahwa warga tersebut memberikan uang Rp1 juta kepada sang oknum.

Hasil Pemeriksaan Inspektorat, Warga Mengaku Beri Rp1 Juta pada Oknum Disdukcapil untuk Urus KK
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Inspektorat Penajam Paser Utara (PPU) telah menyelesaikan pemeriksaan terhadap warga yang memberikan uang kepada oknum pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dalam mengurus kartu keluarga (KK).

Dari hasil pemeriksaan, tersebut terungkap bahwa warga tersebut memberikan uang Rp1 juta kepada sang oknum.

Inspektur Inspektorat PPU, Haeran Yusni, saat dihubungi, Kamis (1/11/2018) siang mengatakan, sudah memeriksa warga tersebut di Babulu sesuai dengan permintaannya.

Saat ditanya mengenai hasil pemeriksaan, Haeran mengungkapkan warga tersebut mengakui telah memberikan uang Rp1 juta.

"Iya warga mengakui itu. Tapi saya belum bisa beberkan semua hasil pemeriksaan ya," ujarnya.

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap warga tersebut, lanjutnya, maka oknum Disdukcapil rencananya akan dipanggil pada, Senin (1/11/2018) mendatang untuk proses klarifikasi.

Hasil pemeriksaan nanti akan dirapatkan bersama tim, termasuk dari Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP).

"Kami belum tahu sanksi apa yang akan diberikan kalau terbukti, karena akan dirapatkan dengan tim. Kemudian hasilnya akan kami laporkan kepada Pak Wakil Bupati," ujarnya.

Sebelumnya, seorang oknum Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Penajam Paser Utara (PPU) diduga melakukan pungutan liar (pungli) untuk pengurusan kartu keluarga, KTP, dan akta kelahiran.

Halaman
123
Penulis: Samir
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved