Berita Pemkab Kutai Barat
Ikut Pelatihan Kepemimpinan Provinsi Kaltim, Perwakilan Kubar Raih Predikat Terbaik
Tujuan diadakannya pelatihan ini salah satunya untuk meminimalisir kesalahan manajemen dalam proses pengadaan barang dan jasa.
SAMARINDA – Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan II Tahun yang berlangsung selama tiga bulan di Bandiklat Provinsi Kaltim telah berakhir. Dalam acara penutupan Diklat yang ikuti oleh 2 kabupaten yaitu Kubar dan Kukar dimana Kubar berjumlah 26 peserta dan Kukar 14 peserta.
Pada pelatihan ini diperoleh lima peringkat peserta terbaik yang mana peringkat satu berhasil diraih Kubar atas nama Christian Gamas yang saat ini menjabat Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Pembinaan Bagian Pengadaan Barang Barang dan Jasa Sekretariat Kabupaten Kutai Barat, dan peringkat empat diraih oleh Yiska Jumeiana yang saat ini adalah Kepala Seksi Tata Bangunan Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan dan Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kutai Barat.
Kepala Badan Kepegawain, Pendidikan dan Pelatihan Daerah melalui Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi dan Penilaian Kinerja Aparatur Bartolomius Djukuw mengatakan pelatihan ini sesuai dengan yang diharapkan.
"Dua peserta dari kita (Pemkab Kubar) meraih predikat sangat memuaskan dan seluruh hasil capaian ini patut kita apresiasi dan diharapkan apa yang telah dirancang para peserta dalam bentuk proyek perubahan yang dibuat benar-benar dapat membantu dalam mendukung pelaksanaan kegiatan pada unit kerjanya masing-masing, serta selaras dengan misi dan visi pembangunan 2016-2021, mari tetap semangat dalam kreativitas dan inovasi dalam peningkatan kinerja sehingga aplikasi program ini dapat terlaksana dengan baik dan terakhir selamat kepada seluruh peserta dengan hasil yang diperoleh tentunya hari esok lebih baik daripada hari ini," katanya.
Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Pembinaan Bagian Pengadaan Barang Barang dan Jasa Sekretariat Kabupaten Kutai Barat Christian Gamas yang mengambil judul Proyek Perubahan Manajemen Resiko Pengadaan Barang dan Jasa ditemui usai kegiatan mengungkapkan sangat puas dan bersyukur dengan dukungan dari seluruh pihak.
"Baik mentor, tim efektivitas, BKKPD Kubar, pembimbing, BPSDM Kaltim yang telah membantu terlebih Pemkab Kubar yang menyarankan agar kegiatan ini dapat diterapkan di seluruh Perangkat Daerah di Kutai Barat," ungkapnya.
Selanjutnya ia menjelaskan alasan dilaksanakan kegiatan ini di Bagian Pengadaan mengingat masih tingginya permasalahan yang menyangkut pengadaan barang dan jasa jadi dengan adanya aplikasi, pedoman dan SOP untuk manajemen risiko maka risiko pengadaan dapat diminimalkan kedepannya.
”Hal ini terbukti saat diterapkan di Kubar banyak memberikan manfaat pertama kematangan kelembagaan meningkat jadi tiga besar di Kaltim, kedua maturitas kematangan untuk manajemen resiko sendiri menjadi tingkat lima, ketiga terdapat peningkatan efisiensi dari pengadaan barang dan jasa, semoga tiga sampai enam bulan kedepan kegiatan ini dapat berjalan optimal menyeluruh sebagai tindak lanjut yang dilakukan," ujarnya.
Kepala Seksi Tata Bangunan Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan dan Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kutai Barat Yiska Jumeiana menuturkan prestasi yang diraih adalah dukungan dari Pemda Kubar, stakeholder dan tim yang membantu juga masyarakat yang merespon program RUMI ini dengan baik. "Mari terus kita dukungan program RUMI untuk jangka panjang kedepannya, sekali lagi terima kasih untuk dukungannya pada kami semua," katanya. (Humas Pemkab Kubar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/diklat-kepemimpinan-kubar_20181101_232347.jpg)