Istilah Critical Eleven, 11 Menit Paling 'Berbahaya' ketika Naik Pesawat, Saat Landing dan Take Off

Rasio perbandingannya, kemungkinan penumpang meninggal akibat kecelakaan pesawat 1 banding 1 juta, dan kematian akibat kecelakaan mobil 1 banding 5.00

Istilah Critical Eleven, 11 Menit Paling 'Berbahaya' ketika Naik Pesawat, Saat Landing dan Take Off
KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZES
Ilustrasi pesawat terbang. 

Istilah Critical Eleven, 11 Menit Paling 'Berbahaya' ketika Naik Pesawat, Saat Landing dan Take Off 

TRIBUNKALTIM.CO - Hari Senin pagi (29/10/2018) pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di perairan Tanjung Karawang sesaat setelah hilang kontak.

Pesawat yang lepas landas pukul 6.20 WIB dari bandara Soekarno Hatta, Tangerang Selatan, Banten itu hilang kontak pada pukul 6.33 WIB.

"Setelah 13 menit mengudara, pesawat jatuh di koordinat S 5'49.052" E 107'06.628" atau di sekitar Karawang," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro melalui keterangan resminya Senin (29/10/2018) siang.

Baca: Tim Selam SAR Dekati Objek Besar, Dikira Badan Pesawat Lion Air PK-LQ ternyata Bangkai Kapal

Laporan Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) 2016 mengungkap bahwa rata-rata ada satu kecelakaan untuk setiap 2,86 juta penerbangan.

Angka kematian akibat kecelakaan pesawat lebih kecil dibanding kematian akibat kecelakaan mobil.

Rasio perbandingannya, kemungkinan penumpang meninggal akibat kecelakaan pesawat 1 banding 1 juta, dan kematian akibat kecelakaan mobil 1 banding 5.000.

Dalam dunia penerbangan, dikenal istilah critical eleven atau Plus Three Minus Eight.

Istilah ini merujuk pada saat genting di mana kecelakaan pesawat sering kali terjadi, yakni tiga menit pertama dan delapan menit terakhir penerbangan.

Hal tersebut pun diungkap oleh Ben Sherwood, penulis buku The Survivors Club - The Secrets and Science That Could Save Your Life. Menit-menit itu menjadi sangat penting dalam penerbangan karena pilot yang bertugas harus melakukan komunikasi secara intensif dengan Air Traffic Controller (ATC) untuk mengendalikan pesawat sesuai dengan standar operasi yang berlaku.

Halaman
123
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved