Ini Penjelasan Badan Kehormatan DPRD Samarinda soal 3 Legislator yang Diduga Terlibat Persekusi

"Pendapat dari MUI telah kita minta, MUI memberikan saran-saran kepada kami terkait dengan permasalahan ini," terangnya.

Ini Penjelasan Badan Kehormatan DPRD Samarinda soal 3 Legislator yang Diduga Terlibat Persekusi
TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Ahmad Vanandzah dan Suryani nampak hadir menemui massa aksi dari forum keluarga besar partai Gerindra Kaltim, pada dialog yang dipimpin oleh dewan pimpinan DPRD Kota Samarinda di ruang Paripurna, Rabu (19/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Badan Kehormatan (BK) DPRD Samarinda menganggap kasus dugaan persekusi yang diduga dilakukan tiga anggota DPRD Samarinda telah selesai.

Hal itu diungkapkan salah satu anggota BK DPRD Samarinda, Joha Fajal.

Politisi asal partai Nasdem itu menjelaskan, pihaknya telah memanggil pihak-pihak yang dianggap melakukan dugaan pelanggaran, guna dimintai keterangan perihal kejadian tersebut.

"Kasus ini sudah selesai, kita sudah panggil semua, sudah kita mintai keterangan," ucapnya, Minggu (4/11/2018).

Ditanya mengenai jenis pelanggaran yang dilanggar oleh tiga anggota dewan tersebut, dirinya menyatakan sebenarnya tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh ketiganya.

Hanya saja ada kalimat yang diduga keliru terucap oleh tiga anggota dewan yang diduga melakukan pelanggaran.

"Sebenarnya kalau dianggap pelanggaran, tidak ada pelanggaran, hanya saja ada kata-kata yang diduga keliru," tuturnya.

"Sudah kita telusuri, yang bersangkutan tidak ada niat, hanya spontanitas karena emosi," tambahnya.

Kendati menganggap masalah tersebut telah selesai dan tidak menemukan adanya pelanggaran, namun pihaknya tetap melakukan proses sesuai prosedur yang berlaku.

Halaman
123
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved