4 Fakta Video Viral WNI di Bali Diamuk Massa, Bule Teriak Maling hingga Dapat Ganti Rugi Rp 300 Ribu

Viktoria, sang bule berteriak jika Seniman dan Anan menjambret uangnya. Warga yang mendengar langsung datang dan memukuli Seniman dan Anan.

4 Fakta Video Viral WNI di Bali Diamuk Massa, Bule Teriak Maling hingga Dapat Ganti Rugi Rp 300 Ribu
Capture/Facebook/Mata Hari
Korban pengeroyokan massa di Bali memberikan klarifikasi - 
 4 Fakta Video Viral WNI di Bali Diamuk Massa, Bule Teriak Maling hingga Dapat Ganti Rugi Rp 300 Ribu
TRIBUNKALTIM.CO - 2 orang warga negara Indonesia (WNI) di Bali menjadi korban amukan massa setelah diteriaki maling atau jambret oleh seorang bule.

Video pengeroyokan tersebut akhirnya menjadi viral dan ramai dibicarakan publik, seperti yang diunggah oleh akun Facebook Global Bali Dewata dari Made Suana, Minggu (4/11/2018).

Dilansir TribunWow.com dari TribunBali, dua orang yang menjadi korban pengeroyokan massa adalah Seniman (21) dan Anan (18).

Dua pria itu dihajar massa di Jalan Hanoman, Ubud, Gianyar, pukul 16.00 WITA pada Sabtu (3/11/2018).

Kapolsek Ubud Kompol I Made Raka Sugita pun membenarkan kejadian tersebut.

Berikut fakta mengenai insiden pengeroyokan massa itu.


1. Kronologi

Awalnya, bule bernama Viktoria (22) menarik uang di ATM yang berada di kawasan Hanoman, Ubud.

Menurut penuturan korban, Viktoria sempat masuk-keluar ATM 2 kali.

Setelah mengantri, korban mengambil uang Rp2 juta dari rekeningnya.

Uang tersebut merupakan gaji bulanannya.

Viktoria mendadak masuk dan mau merampas uang Rp 2 juta dengan bahasa asing yang tidak dimengerti Seniman dan Anan.

Tarik-menarik uang tak terelakkan.

Viktoria menanggap jika uang tersebut adalah miliknya karena ia merasa sudah menarik uang tapi uang tidak kunjung keluar dari mesin ATM.

Sindikat Maling Sikat Tiga Mobil Mewah Rp 4,3 Miliar dengan Modus Tabrak Garasi

Waduh, Kostum Asli Iron Man hilang Digondol Maling

2. Diteriaki Jambret dan Maling

Saat terlibat aksi saling dorong, Viktoria tak sengaja jatuh.

Ia pun berteriak jika Seniman dan Anan menjambret uangnya.

Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung datang dan memukuli Seniman dan Anan.

"Setelah orang asing itu selesai menarik uang, selanjutnya kedua korban masuk. Kedua laki-laki itu kemudian menarik uang dari atm mereka. Usai menarik uang sebanyak Rp 2 juta di dalam ruang ATM, mereka menghitungnya.
Namun tiba-tiba orang asing itu datang dan meminta uang itu karena dikira uangnya yang ditarik oleh korban," kata Raka.

Rumah Roro Fitria Kemalingan, Kerugiannya Diprediksi Capai Rp 3 Miliar

Kantor Panwaslu Balikpapan Barat Kemalingan, Pelakunya Tak Disangka



3. Salah Paham

Menurut polisi, Viktoria curiga Seniman dan Anan mengintip password ATM-nya dan melakukan penarikan uang.

Setelah dilakukan pengecekan dan interogasi oleh polisi, diketahui jika yang terjadi adalah salah paham.

Viktoria yang diminta mengecek saldo ATM miliknya mendapati jumlah uangnya tak berkurang sepeserpun.

4. Ganti Rugi Rp300 Ribu

Setelah mengetahui uangnya tak berkurang, Viktoria pun meminta maaf dan memberikan uang ganti rugi kepada korban sebesar Rp 300 ribu untuk biaya berobat korban.




(TribunWow.com/Lailatun Niqmah)
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved