Pilpres 2019

4 Tahun Diam, Jokowi Merasa Kini Saatnya Bicara soal Tudingan Dirinya Anggota PKI

Namun, hingga saat ini, masih ada masyarakat yang percaya isu bahwa Jokowi adalah anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).

4 Tahun Diam, Jokowi Merasa Kini Saatnya Bicara soal Tudingan Dirinya Anggota PKI
BIRO PERS/BIRO PERS
Presiden Joko Widodo mengungkapkan kemarahan ketika ditanya sejumlah wartawan terkait kasus dugaan pencatutan namanya dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam permintaan saham Freeport, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/12/2015). Presiden Joko Widodo menegaskan tidak boleh ada pihak mana pun yang bisa mempermainkan kewibawaan lembaga negara karena hal ini menyangkut soal kepatutan, kepantasan dan moralitas. 

4 Tahun Diam, Jokowi Merasa Kini Saatnya Bicara soal Tudingan Dirinya Anggota PKI

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Calon presiden nomor urut 1 Joko Widodo mengungkapkan kegusarannya.

Sudah empat tahun ia menjadi Presiden Republik Indonesia.

Namun, hingga saat ini, masih ada masyarakat yang percaya isu bahwa ia adalah anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).

Dalam sejumlah acara di Provinsi Banten, Sabtu (3/11/2018) hingga Minggu (4/11/2018), Jokowi mengatakan, berdasarkan hasil survei yang diterimanya, sekitar 6 persen responden percaya isu Jokowi adalah PKI.

"Kelihatannya memang cuma 6 persen. Tapi itu setara dengan 9 juta masyarakat Indonesia. Masih banyak kan berarti," ujar Jokowi dalam acara silaturahim dengan kiai serta santri di Pondok Pesantren Darul Hikmah, kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (4/11/2018).

Ribuan Ikan Mas Mati Misterius di Sungai Eufrat di Irak, Segini Kerugian yang Dialami Peternak

Pada hari yang sama, saat pembekalan bagi 1.000 caleg perempuan di Hotel JHL Solitaire, Kota Tangerang, Jokowi mengaku, selama ini sudah sabar menghadapi isu anggota PKI.

Maka, hampir selama empat tahun itu pula, ia memilih diam dan tidak ambil pusing atas tudingan itu.

Namun, menjelang Pemilihan Presiden 2019, isu itu bukannya mereda, tetapi kian menguat.

Menurut dia, saat ini adalah waktu yang tepat untuk membuat klarifikasi dalam setiap kesempatan.

Halaman
123
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved