Pemerintah Diminta Batalkan Rencana Pengiriman 30.000 TKI ke Arab Saudi

Baru-baru ini, Indonesia dan Arab Saudi menandatangani MoU pengiriman 30 ribu TKI dengan Sistem Penempatan Satu Kanal

Pemerintah Diminta Batalkan Rencana Pengiriman 30.000 TKI ke Arab Saudi
Ilustrasi 

Pemerintah Diminta Batalkan Rencana Pengiriman 30.000 TKI ke Arab Saudi

TRIBUNKALTIM.CO - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto meminta pemerintah mengevaluasi rencana pengiriman 30.000 tenaga kerja Indonesia ( TKI) melalui penandatanganan MoU atau nota kesepahaman dengan pemerintah Arab Saudi mengenai Sistem Penempatan Satu Kanal.

Menurut Yandri, pemerintah seharusnya membatalkan rencana tersebut pasca-peristiwa eksekusi mati pekerja migran asal Majalengka, Tuti Tursilawati pada 29 Oktober 2018 lalu di kota Ta'if, Arab Saudi.

"Saya kira itu harus dieveluasi lagi dengan adanya kasus Tuti ini. Jangan sampai kita kirim, menambah panjang daftar yang akan kena hukuman," ujar Yandri dalam sebuah diskusi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/11/2018).

"Salah satunya ya mungkin kita hentikan walaupun ada MoU soal pengiriman 30 ribu itu (TKI)," tuturnya.

Sudjiwo Tedjo Komentari Jatuhnya Lion Air JT-610 Sambil Singgung Tuti Tursilawati

Eksekusi Mati Tanpa Notifikasi Seperti yang Menimpa Tuti Tursilawati Bukan Pertama Kali Terjadi

Yandri menilai pembatalan rencana pengiriman pengiriman TKI itu dapat menjadi salah satu bentuk protes pemerintah terhadap Arab Saudi.

Pasalnya, eksekusi mati terhadap Tuti dilakukan tanpa notifikasi atau pemberitahuan resmi lebih dulu kepada perwakilan Pemerintah Indonesia.

Peristiwa tersebut bukan kali pertama dilakukan oleh Pemetintah Arab Saudi. Peristiwa serupa juga pernah terjadi dalam kasus Zaini Misrin.

TKI asal Madura itu dieksekusi pada Minggu (18/3/2018) di Arab Saudi tanpa pemberitahuan resmi. Yandri mengatakan, sebaiknya pemerintah tidak mengirimkan TKI sebelum adanya kepastian terkait jaminan perlindungan pekerja migran dari Arab Saudi.

"Saya setuju, kalau memang belum clear ya sudah kita stop dulu tenaga kerja kita ini," kata Yandri.

Menlu RI Protes Hukuman Mati Tuti Tursilawati dan Panggil Dubes Arab Saudi

Sejak 2015, 4 WNI Dieksekusi Mati di Arab Saudi

Halaman
12
Editor: Doan Pardede
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved