Yusril Sebut Banyak Gagasannya Kandas di Tengah Jalan, Harus Jadi Presiden Baru Bisa Terwujud

Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan keinginannya untuk menjadi Presiden.

Yusril Sebut Banyak Gagasannya Kandas di Tengah Jalan, Harus Jadi Presiden Baru Bisa Terwujud
KOMPAS.com/Kahfi Dirga Cahya
Yusril Ihza Mahendra di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Kamis (15/9/2016). 

Yusril Sebut Banyak Gagasannya Kandas di Tengah Jalan, Harus Jadi Presiden Baru Bisa Terwujud

TRIBUNKALTIM.CO - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB,) Yusril Ihza Mahendra, mengungkapkan keinginannya untuk menjadi presiden.

Hal ini disampaikan Yusril saat menjadi narasumber di acara JakTv, Tokoh Kita, Sabtu (10/11/2018).

Mulanya, pembawa acara bertanya soal cita-cita Yusril yang belum tercapai hingga kini.

Yusril mengatakan bahwa ia masih ingin bercita-cita menjadi presiden.

Dikarenakan, Yusril beberapa kali memiliki gagasan-gagasan namun tidak bisa dilakukan karena hanya presiden yang bisa mengubah suatu aturan negara.

Ia juga bercerita pengalamannya ketika menjadi menteri masih belum bisa tersalurkan gagasannya karena harus melalui beberapa tahapan agar tercapai gagasan tersebut.

"Ya, barangkali suatu ketika mungkin saya bisa jadi presiden," ujar Ketua Umum PBB ini.

"Banyak pikiran-pikiran atau gagasan-gagasan yang tidak bisa diwujudkan kecuali itu dilakukan oleh seorang presiden."

"Saya mengatakan kalau kita mau melakukan perombakan total pada hukum Indonesia ini, itu hanya ada yang mungkin dilakukan oleh presiden, saya sudah coba ketika saya jadi menteri, tidak selalu draft-draft yang kita ajukan disetujui oleh presiden," ujarnya.

Yusril juga bercerita pengalamannya ketika menjadi menteri era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Saya pernah pada masa Pak SBY itu ada draft, sebenarnya itu datang dari Menteri Agama itu draftnya tentang hukum terapan pengadilan agama, jadi kita tahu pengadilan agama itu ada, tapi pengadilan aga itu masih mengadili berdasarkan kitab-kitab fikih."

Halaman
12
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved