Bangun RS Rujukan di Tanjung Selor, Irianto Lambrie dan Dirut PT SMI Teken Akad Kredit Rp 340 Miliar

Pemprov Kalimantan Utara dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) akan menandatangani akad kredit pembiayaan infrastruktur, Rabu (14/11/2018).

Bangun RS Rujukan di Tanjung Selor, Irianto Lambrie dan Dirut PT SMI Teken Akad Kredit Rp 340 Miliar
HO/SETPROV KALTARA
Gubernur Kaltara Irianto Lambrie dan Kepala Dinas PUPR Perkim Kaktara Suheriyatna beserta Direktur Utama PT SMI Emma Sri Martini dan jajaran melakukan rapat pra pinjaman di Jakarta belum lama ini. 

Pembangunan rumah sakit yang berlokasi di kilometer 4 jalan poros Bulungan (Kalimantan Utara) - Berau (Kalimantan Timur) akan dilaksanakan mulai tahun depan. Ditarget selesai tahun 2020 nanti.

Setiap tahun Pemprov Kalimantan Utara akan menganggarkan dana angsuran pokok dan bunga pinjaman tersebut dalam APBD. Namun Irianto mengatakan, angsuran  dapat ditunda, namun bunga tetap harus dibayar.

"Jika tidak bayar bunga kita didenda. Jadi bunga tidak bisa ditawar. Ini BUMN, (bunganya) tidak bisa diturunkan," ujarnya.

Jangka waktu pengembalian pinjaman Rp 340 miliar ialah 4 tahun.

Setelah diakumulasikan bunga pinjaman dan angauran pokok, totalnya mencapai Rp 406,2 miliar. 

Pinjaman Rp 340 miliar sudah masuk dalam struktur APBD Kalimantan Utara Tahun 2018. Termasuk juga dalam APBD 2017, namun gagal direalisasikan pembangunan gedung RS karena masih ditolak oleh DPRD. 

Pencarian Korban Lion Air JT610 Dihentikan, SAR Jakarta dan Bandung Tetap Terima Laporan Nelayan

Grace Natalie Panggil Bro Jokowi di Ulang Tahun Ke-4 PSI, Begini Ekspresi Sang Presiden

Sesuai rancangan awal, tahun 2018-2021, APBD Kalimantan Utara harus disisihkan untuk membayar bunga dan pokok pinjaman.

Tahun 2018 akan dibayar bunga dan fee Rp 31,5 miliar dan pokok pinjaman Rp 28,3 miliar. Totalnya Rp 59,9 miliar. 

Tahun anggaran 2019, bunga dan fee Rp 21,1 miliar, pokok Rp 113,5 miliar sehingga total Rp 134,5 miliar. Selanjutnya dalam tahun anggaran 2020 dianggarkan bunga dan fee Rp 11,1 miliar, pokok Rp 113,5 miliar, total Rp 124,6 miliar. 

Terakhir tahun anggaran 2021 bunga dan fee Rp 1,8 miliar, pokok pinjaman Rp 85,1 miliar, totalnya Rp 87,7 miliar. Total pengembalian pinjaman termasuk bunga selama empat tahun anggaran Rp 406,2 miliar dari platfon pinjaman pembangunan RS Rujukan Tipe B sebesar Rp 340 miliar. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved