Murid SD di Yogyakarta Terjatuh dari Lantai 3 Bangunan Sekolah, Ini Penjelasan dari Pihak Sekolah

Senin (12/11/2018). seorang murid di SD Kanisius Demangan Baru, Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terjatuh dari lantai 3 bangunan sekolah

Murid SD di Yogyakarta Terjatuh dari Lantai 3 Bangunan Sekolah,  Ini Penjelasan dari Pihak Sekolah
FREEPIK.COM
Ilustrasi 

Murid SD di Yogyakarta Terjatuh dari Lantai 3 Bangunan Sekolah, Ini Penjelasan dari Pihak Sekolah

TRIBUNKALTIM.CO - Senin (12/11/2018) seorang murid SD Kanisius Demangan Baru, Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terjatuh dari lantai tiga bangunan sekolah.

Dari informasi yang dihimpun Tribun Jogja berdasarkan keterangan saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian, saksi sempat melihat korban sempat bergelantungan di luar jendela dengan berpijakan dinding luar. 

Korban diduga terjatuh lantaran kehilangan tenaga dan sempitnya pijakan, korban terjatuh dari ketinggian sekitar 10 meter.

Terjatuh dan Cedera, Danny Welbeck Dilarikan ke Rumah Sakit

BREAKING NEWS - Terjatuh dari Jet Ski, Seorang Anak Tenggelam Usai Menonton Festival Mahakam

Selfie Maut, Wanita 27 Tahun Terjatuh dari Lantai 27

 

Menurut Komite Sekolah sekaligus juru bicara SD Kanisius Demangan Baru, Lesto Prabhancana Kusumo membenarkan kejadian tersebut. 

Kejadian tersebut terjadi pukul 14.00 WIB.  Menurut penjelasan Lesto, kondisi korban selamat meski mendapatkan luka-luka.

Kondisi bangunan SD Kanisius Demangan Baru, Sleman, Yogyakarta tempat salah satu siswinya terjatuh
Kondisi bangunan SD Kanisius Demangan Baru, Sleman, Yogyakarta tempat salah satu siswinya terjatuh (Tribun Jogja/ Santo Ari)

Pihak sekolah memang belum menelusuri tentang kronologi kejadian sesungguhnya, karena fokus saat ini adalah pemulihan kondisi fisik dan psikis korban dan teman-temannya.

"Hingga saat ini kami bersumsi bahwa penyintas terpeleset akibat bermain secara tidak wajar," ujarnya saat ditemui Selasa (13/11/2018).

Lesto menceritakan, setelah kejadian jatuhnya siswi tersebut, ia bersama guru melakukan tindakan pertolongan pertama gawat darurat dengan mempertahankan kesadaran, mempertahankan posisi, mengurangi rasa sakit serta memberi asupan oksigen.

"Puji Tuhan, hingga ambulan datang dan dibawa ke rumah sakit, dia dalam keadaan sadar. Orangtua juga turut mendampingi.

Halaman
12
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved