Sabtu, 16 Mei 2026

Berita Pemkab Penajam Paser Utara

Festival Seni Belian Adat Paser NONDOI Kembali Digelar

Tema kali ini “Nengkuat Budaya Benuo Taka” yang artinya membangun budaya daerah kita, diharapkan dapat menjadi pemersatu dan perekat keanekaragaman.

Tayang:
HUMAS PEMKAB PPU
Festival Seni Belian Adat Paser “NONDOI akan digelar kembali tahun ini. 

PENAJAM - Festival Seni Belian Adat Paser “NONDOI” akan kembali digelar. Even akbar kebanggaan Masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (Kab. PPU) ini akan dibuka tanggal 16 – 22 November 2018 di Pasar Baru Nenang Penajam.

Hal tersebut disampaikan pada rapat pemantapan panitia, Senin (12/11) di Ruang Rapat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten PPU yang dipimpin langsung oleh Kepala Disbudpar Tita Deritayati.

Tita mengungkapkan bahwa selain kegiatan Ritual Belian Adat Paser dan Ritual Larung Jakit yang merupakan acara inti, akan diisi juga dengan beberapa kegiatan seperti Parade Budaya, Festival Seni dan Budaya, Festival Usaha Kecil Menengah (UKM), Festival Kuliner, Lomba Senam Ronggeng, Lomba Menggambar, Lomba Mewarnai dan Lomba Pidato Berbahasa Paser.

“untuk Parade Budaya, kami mengajak sekolah-sekolah, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah, Organisasi Kemasyarakatan, Komunitas-komunitas, Paguyuban Suku yang ada di Kabupaten PPU untuk ambil bagian pada kegiatan ini," kata Tita.

Ditempat yang berbeda, Ketua Lembaga Adat Paser Kab. PPU Musa mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya kegiatan Masyarakat Adat Paser, namun ini adalah kegiatan seluruh Masyarakat Kabupaten PPU.

“Kami mengajak seluruh Sanggar Seni, Paguyuban Suku untuk dapat bergabung di Festival Seni dan Budaya. Menampilkan karya terbaik Tari dan Musik Daerah masing-masing, Tari Tradisional maupun modern. Kami juga mengajak kawula muda Kab. PPU yang aktif di band-band agar bergabung mengisi panggung yang sudah kami siapkan,” ujar Musa.

Musa menambahkan, sesuai dengan tema kali ini “Nengkuat Budaya Benuo Taka” yang artinya membangun budaya daerah kita diharapkan dapat menjadi pemersatu dan perekat keanekaragaman suku dan budaya yang di Kabupaten PPU.

“Pesta Belian Adat Paser Nondoi sendiri merupakan upaya untuk pelestarian kekayaan budaya lokal dan adat istiadat kami Masyarakat Paser, yang mana Budaya Paser telah ditetapkan sebagai Unsur Budaya Kab. PPU, sehingga kegiatan tersebut dikemas lebih baik lagi sesuai dengan syariat agama. Budaya adalah identitas sebuah daerah, itu tidak boleh hilang dan harus tetap dilestarikan selama tidak bertentangan dengan agama dan undang-undang,” kata Musa. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved