Menengok Nusa Penida, Alternatif Liburan di Pulau Dewata Bali

Pulau Nusa Penida yang berada diseberang Pulau Bali kini tengah menjadi salah satu destinasi yang diminati wisatawan.

Menengok Nusa Penida, Alternatif Liburan di Pulau Dewata Bali
Kompas.com/Sherly Puspita
Wisata alam Raja Lima atau Rumah Pohon Molenteng yang terletak di Pejukutan, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. Foto diambil pada Minggu (11/11/2018). 

Satu lagi, lebih baik berada di pelabuhan lebih awal dari jam keberangkatan. Jadi jika ada perlengkapan yang perlu Anda beli seperti air minum, makanan ringan, hingga pakaian ganti dapat Anda beli di sekitar Pelabuhan Sanur.

Untuk menuju fast boat Anda harus berjalan melewati tepi laut yang dalamnya mencapai paha orang dewasa. Jadi sebaiknya gunakan celana pendek atau celana dari bahan yang mudah kering.

2. Sewa Mobil

Sekitar pukul 09.15 WITA kami sampai di Pelabuhan Banjar Nyuh, Pulau Nusa Penida. Saat Anda turun dari fast boat, jangan kaget jika banyak warga yang akan menawarkan sewa motor atau mobil. Kendaraan-kendaraan inilah yang dapat Anda gunakan untuk berkeliling Nusa Penida.

Sebagai pedoman untuk anda, harga sewa motor RP 75.000 dan mobil Rp 500.000 untuk wisatawan domestik. Harga ini sudah termasuk harga bahan bakar. Untuk mobil harga tersebut sudah termasuk harga driver.

Jadi anda bisa menawar jika warga menwarkan dengan harga lebih tinggi. Kami memilih menyewa mobil. Jalan menuju destinasi wisata di Pulau Nusa Penida cukup terjal. Jadi, jika anda tak yakin dengan kemampuan mengemudi Anda, lebih baik meminta bantuan driver.

Nusa Penida, Bali
Nusa Penida, Bali (Pinterest)

3. Menuju Raja Lima

Sekitar pukul 09.30 WITA kami memulai perjalanan kami menuju destinasi pertama, Raja Lima. Perlu waktu sekitar 1 jam untuk tiba di kawasan wisata tersebut.

Pukul 10.30 kami tiba di area parkir Raja Lima. Tiket masuk kawasan wisata ini Rp 5.000 per orang. Menurut pemandu perjalanan kami, Putu Reza, harga ini mengalami kenaikan. Sebelumnya tarif masuk kawasan ini Rp 10.000 satu mobil, tak peduli berapa banyak wisatawan di dalamnya.

Di kawasan wisata yang kerap disebut warga sekitar sebagai Molenteng ini Anda dapat menikmati indahnya laut yang dikelilingi batu karst dari ketinggian. Untuk mencapai spot-spot yang dapat digunakan untuk berfoto anda harus menuruni anak tangga yang cukup curam.

Halaman
1234
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved