Kapolda Bentuk Timsus Penanganan Terorisme di Kaltim, Awasi Pergerakan Mantan Anggota JAD

Terorisme jadi ancaman nyata bangsa ini. Usai beberapa aksi teror pecah di sejumlah wilayah Indonesia.

Kapolda Bentuk Timsus Penanganan Terorisme di Kaltim, Awasi Pergerakan Mantan Anggota JAD
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Komandan Satuan Brimobda Polda Kaltim Kombes Polisi Mulyadi. 

Kapolda Bentuk Timsus Penanganan Terorisme di Kaltim, Awasi Pergerakan Mantan Anggota JAD

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Terorisme jadi ancaman nyata bangsa ini.

Usai beberapa aksi teror pecah di sejumlah wilayah Indonesia. Termasuk Kalimantan Timur, masih membekas dalam ingatan teror bom yang menyerang Gereja Oikumene di Samarinda.

Hal itu membuktikan bahwa potensi aksi teror bisa terjadi dimana saja dan kapan saja.

Sebab itu diperlukan kewaspadaan dan pengawasan, baik dari institusi keamanan maupun masyarakat itu sendiri.

Usai Putrinya Lahir, Cristiano Ronaldo Dikabarkan Bertunangan dengan Georgina Rodriguez

"Hampir semua provinsi ada kemungkinan aksi terorisme, termasuk Kaltim. Tahun lalu memang ada kejadian. Dari kejadian itu dilakukan pemetaan, yang dilakukan Densus 88, intelejen Polda dan Brimob," ungkap Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Mulyadi.

Tim khusus penanganan terorisme juga telah dibentuk sejak pertengahan tahun 2018 lalu.

Tim yang terdiri dari Densus 88, Intelejen Polda Kaltim dan Intelejen Brimob Kaltim, langsung dibentuk Kapolda Kaltim Irjen Pol Priyo Widyanto.

"Sekarang semua terpetakan sudah. Alhamdulillah, Densus standby semua ada, intelejen bergabung. Kapan mereka (terorisme) masuk kita tahu," ungkapnya.

MAIN SEKARANG (LIVE STREAMING) - Pembuktian Jonatan Christie Vs Kento Momota di Hong Kong Open 2018

Pihaknya juga mengklaim telah mengantongi nama-nama yang disinyalir berafiliasi dengan kelompok radikal.

Dibekukannya organisasi Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang diduga merupakan kelompok antek ISIS di Indonesia, menurut Mulyadi memperkuat posisi kepolisian menegakkan hukum.

Bahkan perwira 3 bunga di pundak ini mengatakan, beberapa anggota organisasi yang belum meninggalkan kelompok JAD ini telah dilakukan penindakan hukum. Termasuk penangkapan di beberapa daerah.

Pamer Foto Berdua David Beckham, Maia Estianty Dibilang Serasi

"Sekarang kita memantau orang-orang (mantan JAD) yang masuk ke Kaltim. Kita upayakan, menggalang warga. Kalau ada orang asing masuk, segera lapor kita. Partisipasi warga terkait pendatang sangat berguna," ujarnya.

Untuk diketahui, pembekuan organisasi teroris JAD melalui putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (31/7/2018) silam. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved