Pendaftaran CPNS Berencana Tenaga Guru dan Kesehatan Diseleksi Lagi, Benarkah? Ini Penjelasannya

Jadi, kita menunggu dari BKN RI saja tentang tindak selanjutnya. Baik soal pelaksanaan tes lanjutan, maupun tentang formasi yang tidak terpenuhi

Pendaftaran CPNS Berencana Tenaga Guru dan Kesehatan Diseleksi Lagi, Benarkah? Ini Penjelasannya
TRIBUN KALTIM/MARGARET SARITA
REGISTRASI - Para peserta tes CPNS saat melakukan registrasi ulang di gedung Diklat Kutim 

> Soal Pelaksanaan Tes Kompetensi Bidang CPNS

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Telah selesai pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar  (TKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Kutim.

Hasilnya pun sudah diketahui. Hanya 68 dari 3.428 peserta tes yang dinyatakan lulus passing grade.
Padahal, kuota CPNS Kutim untuk tahun 2018 ini, mencapai 243 formasi.

Bagaimana kelanjutannya ? Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim, Zainuddin Aspan mengatakan apa yang terjadi di Kutim juga terjadi di hampir seluruh daerah. Angka kelulusan TKD yang rendah terjadi pula di daerah lain.

“Jadi, kita menunggu dari BKN RI saja tentang tindak selanjutnya. Baik soal pelaksanaan tes lanjutan, maupun tentang formasi yang tidak terpenuhi,” ungkap Zainuddin.

Baca: Ternyata Ini Alasan Pengumuman Hasil Tes CPNS 2018 Kemenkumham Ditunda

Soal perangkingan, memungkinkan mereka yang tidak lolos passing grade TKD namun bisa mengikuti Tes Kompetensi Bidang (TKB), menurut Zainuddin, masih dibicarakan di Jakarta, karena kewenangan ada di BKN.

“Belum pasti juga. Kita nggak bisa menentukan. BKN yang memastikan. Semua hasil tes se Indonesia, akan dikumpulkan dulu. Karena sangat banyak yang tidak mencapai target,” ujar Zainuddin.

Selain itu, lanjut Zainuddin, pihaknya juga masih menunggu BKN tentang aturan main soal mereka yang tidak lolos passing grade.

Baca: Tes SKB CPNS 2018 di Pemda Dinilai Rawan Kongkalikong, Ini Tanggapan BKN

“BKN mau menerbitkan aturan bagi mereka yang tidak lolos passing grade. Ada rencana tenaga guru dan kesehatan yang tidak lulus akan diseleksi lagi. Mudahan ada jawaban terkait hal tersebut dalam sepekan ini. Karena kami juga berkejaran dengan waktu,” ujar Zainuddin.

Seperti diketahui, BKN RI memberi porsi 243 formasi untuk Pemkab Kutim, dari 300 formasi yang diusulkan. Dari ratusan formasi tersebut, sekitar 3.884 pelamar mendaftarkan diri melalui pendaftaran online. Namun, setelah dilakukan seleksi berkas, hanya 3.428 pelamar bisa mengikuti tes.

Sisanya, sebanyak 446 pelamar, tidak lolos administrasi dan seleksi berkas. Belakangan, dari ratusan kuota yang diberikan pun tidak bisa semua terisi. Karena hasil uji TKD saja, hanya 68 peserta yang lulus. Belum lagi bila mereka harus melalui uji TKB. (*)



 

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved