Perda Pembentukan Long Apari Utara Ditargetkan Terbit Januari 2019

Proses pembuatan payung hukum mengenai pemekaran Kecamatan Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur sedang bergulir.

Perda Pembentukan Long Apari Utara Ditargetkan Terbit Januari 2019
TRIBUN KALTIM/BUDI SUSILO
Kegiatan sosialisasi tujuh Raperda prakarsa DPRD Mahakam Ulu, di Gereja Katolik Santo Joseph, Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur, Senin (12/11/2018). Satu di antaranya, bahas soal Raperda Pemekaran Kecamatan Long Apari.  

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG – Proses pembuatan payung hukum mengenai pemekaran Kecamatan Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur sedang bergulir.

Ditargetkan, legal formal berupa Peraturan Daerah (Perda) pemekaran ini bakal lahir pada tahun 2019 nanti. 

Ini diungkapkan oleh Kepala Bagian Persidangan dan Hukum dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mahakam Ulu, Florensius Darin, menjelaskan, Rancangan Peraturan Daerah tentang Pemekaran Kecamatan Long Apari sudah bergulir di tingkat DPRD, hanya tinggal persetujuan dari pemerintah pusat dan provinsi.

“Sosialisasi Raperda atas inisiatif dari DPRD sudah dilakukan ke masyarakat dan pemerintah, tinggal tunggu bagaimana respon yang dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan Pemprov Kaltim sendiri,” ujarnya pada Tribunkaltim.co di Ujoh Bilang pada Rabu (21/11/2018).

Formasi Jabatan Kosong CPNS 2018 dengan Sistem Ranking Diumumkan Rabu-Kamis Ini, Cek Namamu!

Borneo FC dan Persib Bandung Terlibat Skandal Isu Suap, Dimana Keterlibatan Fernando Soler?

 

Kemungkinan besar, rancangan peraturan daerah pemekaran Long Apari rampung pada tahun depan, bisa resmi menjadi Perda tersendiri. Nanti, Kecamatan Long Apari mekar ada Kecamatan Long Apari Utara.

“Kami targetkan tahun 2019 sudah bisa menjadi Perda, bersama Perda lainnya seperti Perda Pelayanan Kesehatan, Perda Usaha Peternakan dan Kesehatan Hewan, Perda Pengelolaan Sampah, Perda Penataan Pasar, Perda Ketahanan Pangan dan Perda Hubungan Kemitraan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah,” urainya. 

Dia merasa optimis, pemekaran Long Apari akan disetujui oleh pemerintah pusat mengingat secara geografis posisinya sangat strategis berdekatan dengan negara Malaysia.

Kabar Reino Barack dan Syahrini Menikah Terus Bergulir, Kartika Putri Bocorkan Rahasia Ini

Garuda Indonesia Resmi Buka Penerbangan Samarinda-Jakarta, Rute Makassar dan Surabaya akan Menyusul

 

Keberadaannya di perbatasan menjadi prioritas perhatian utama dari pemerintah pusat.

Apalagi tambahnya, dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018, pasal 7 ayat 2, disebutkan ada kalimat “kecamatan di kawasan perbatasan negara di wilayah darat.” Artinya ada peluang besar, mendasari keluar kebijakan untuk dilakukan pemekaran.

Seandainya disetujui, maka Kabupaten Mahakam Ulu akan ketambahan satu kecamatan. Yakni Kecamatan Long Apari. Selama ini jumlah kecamatan yang ada di Mahakam Ulu sebanyak lima kecamatan.

Secara luas, Long Apari Utara ini akan memiliki lima pemukiman yaitu Kampung Long Apari, Kampung Naha Tifab, Kampung Naha Boan, Kampung Noha Silat dan Kampung Long Kerioq. Nantinya, keseluruhan total luasan Kecamatan Long Apari Utara sekitar 3.234,34 kilometer persegi. 

Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu (21/11/2018): Sagitarius Butuh Bicara, Pisces Jadi Pusat Perhatian

Berkaca-kaca saat Nyanyikan Lagu Ini, Ariel Noah Diminta Balikan Lagi dengan Luna Maya

“Kita masih punya proses dua tahapan, nanti pembahasan pansus DPRD, setelah itu kita kirim Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, lalu ke biro hukum provinsi Kaltim. Januari target sudah sudah bisa jadi Perda,” ungkapnya.

Mengutip dari Raperda tentang Pemekaran Kecamatan Long Apari dalam BAB II pasal 3 tertulis, tujuan pembentukan Kecamatan Long Apari Utara memiliki tiga maksud tujuan yang ingin dicapai.

“Memudahkan pelayanan masyarakat, memperlancar pengembangan potensi sosial ekonomi dan budaya, serta upaya memaksimalkan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan.” (*)

Penulis: Budi Susilo
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved