Perjuangan Keras Mochammad Supriadi; Pernah Jadi Gelandangan, Kini Menimba Ilmu di Liverpool

Supriadi pun memutuskan untuk membantu ibunya berjualan es untuk biaya turnamen tersebut.

Perjuangan Keras Mochammad Supriadi; Pernah Jadi Gelandangan, Kini Menimba Ilmu di Liverpool
NET
Pemain Timnas U-16 Indonesia Mochammad Supriadi 

Mochammad Supriadi bahkan sempat menjual sepatu dan bajunya demi bertahan hidup.

Beruntung, nasib baik masih menaungi Supriadi.

Teman baiknya mengajaknya bergabung dengan sekolah sepak bola Bina Taruna.

Karier Mochammad Supriadi kemudian didukung Bina Taruna.

Kebutuhan hidup hingga sekolah sepak bola, dicukupi oleh Bina Taruna.

Perkenalan Supriadi dengan sepak bola juga terbilang cukup unik.

Muhammad Supriadi
 
Muhammad Supriadi

Ia kerap diajak sang bunda berjualan es di tepi lapangan sepak bola.

Sang ibunda, Kalsum, yang tak tega melihat sang anak bermain bola sendirian di lapangan, akhirnya mendaftarkan Supriadi untuk bergabung dengan Rungkut FC.

Suatu waktu Supriadi yang berkesempatan mengikuti sebuah turnamen diminta membayar 700 ribu rupiah untuk biaya pendaftaran, keberangkatan, dan akomodasi.

Supriadi pun memutuskan untuk membantu ibunya berjualan es untuk biaya turnamen tersebut.

Sayangnya, uang yang terkumpul belum cukup, sehingga akhirnya sang ibu harus mencari pinjaman dan menjual baju-baju bekas miliknya.

Bahkan menurut penuturan sang ibu, ia sempat menjual beras dan menggadaikan baju ke pegadaian dengan berjalan kaki. (Bolasport.com)

Editor: Kholish Chered
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved