Breaking News:

Di Depan 10.000 Dai dan Daiyah di Ponpes Hidayatullah Balikpapan, Jusuf Kalla Bicara Perda Syariah

Kehadiran Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla disambut ribuan peserta dan undangan acara Silaturahmi Nasional Hidayatullah di Gunung Tembak.

Penulis: Aris Joni | Editor: Trinilo Umardini
TRIBUN KALTIM/ARIS JONI
Jusuf Kalla hadir di acara Silaturahmi Nasional Hidayatullah di Gunung Tembak, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, Kamis (22/11/2018). 

Di Depan 10.000 Dai dan Daiyah di Ponpes Hidayatullah Balikpapan, Jusuf Kalla Bicara Perda Syariah

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Aris Joni

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kehadiran Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla disambut ribuan peserta dan undangan acara Silaturahmi Nasional Hidayatullah di Gunung Tembak, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur.

Silaturahmi Nasional (Silatnas) Para Dai bertajuk "45 tahun Hidayatullah Berkhidmat untuk NKRI Bermartabat" ini dihadiri Wapres RI Jusuf Kalla, Menteri Agraria dan Tata Ruang RI Sofyan Djalil dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara serta unsur pemerintah Provinsi Kaltim dan pemerintah daerah serta sekitar 10.000 dai dan daiyah bahkan seluruh pengurus Hidayatullah se-Indonesia.

Wapres Jusuf Kalla Hadiri Silatnas Para Dai, Ini Persiapan yang Dilakukan Ponpes Hidayatullah

Dalam sambutannya, Wakil Presiden Republik Indonesia, Drs H Muhammad Jusuf Kalla mengatakan, dirinya menilai Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah merupakan salah satu ponpes yang cukup cepat perkembang di Indonesia.

"Dengan usia 45 tahun, Hidayatullah telah berkembang pesat di seluruh indonesia, dan menciptakan dai-dai berkualitas," ujarnya.

Diterangkannya, niat bangsa adalah untuk mewujudkan bangsa yang adil dan makmur, sehingga ia menilai agama tidak hanya mengajarkan pengabdian pada diri sendiri saja, tapi juga mengabdi antar sesama dalam hal ini pengabdian kepada bangsa.

"Saya berharap Hidayatullah tidak hanya mengajarkan tentang agama saja, tapi juga mengajarkan berkehidupan bermasyarakat.

Diakuinya, belakangan ini terjadi banyak perdebatan tentang Perda Syariah.

Kunjungan Wapres Jusuf Kalla ke Balikpapan, Aparat Pastikan Tak Ada Pengalihan Arus Jalan

Namun sebenarnya, ia berpendapat dari perda tersebut, aturan agamalah yang lebih tinggi dari Perda Syariah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved