Kasus RPU Balikpapan

Hakim Tolak Semua Eksepsi Enam Terdakwa Dugaan Korupsi RPU Balikpapan

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menolak seluruh eksepsi yang diajukan enam terdakwa kasus dugaan korupsi RPU Balikpapan.

Hakim Tolak Semua Eksepsi Enam Terdakwa Dugaan Korupsi RPU Balikpapan
TRIBUN KALTIM/NALENDRO PRIAMBODO
USAI SIDANG - Suasana usai siang lanjutan kasus dugaan korupsi RPU Balikpapan di Pengadilan Tipikor Samarinda, Jalan M Yamin, Kamis (22/11/2018). 

Hakim Tolak Semua Eksepsi Enam Terdakwa Dugaan Korupsi RPU Balikpapan

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menolak seluruh eksepsi yang diajukan enam terdakwa, kasus dugaan korupsi Rumah Potong Unggas (RPU) Balikpapan, Kamis (22/11/2018).

Majelis hakim menilai surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah memenuhi ketentuan azas yang berlaku.

Sidang digelar secara bergantian dengan menghadirkan enam terdakwa. Ketua majelis hakim Joni Kondolele yang didampingi Burhanuddin dan Ukar Pryambodo menolak eksepsi tiga terdakwa yakni, Rpm, Cha dan SL

Baca: AW Ganti Pengacara, Ini yang akan Diperjuangkan di Kasus RPU Balikpapan

Baca: 2 Anggota DPRD Balikpapan Bakal Menyusul jadi Tersangka Kasus Korupsi RPU

Baca: Kasat Reskrim Seluruh Polres di Kaltim Dikumpulkan, Ini yang Dibidik Polda Kaltim

"Menyatakan, keberatan penasehat hukum terdakwa SL, tidak diterima, karena surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum sudah memenuhi azaz," kata Ketua Majelis Hakim, Joni Kondolele membacakan putusan sela atas eksespi terdakwa di Pengadilan Tipikor Samarinda, Jalan M Yamin, Kamis (22/11).

SL yang menjadi makelar tanah dalam proyek pembebasan lahan RPU di km 13 ini, didakwa dengan sejumlah pasal.

Ia dijerat pasal 2 dan 3 ayat 1 jo 18 Undang-undang No 31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah Undang-undang No 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 (1) KUHP. Subsidair, pasal 5 (1) Undang-undang No 8/2010 tentang pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo pasal 55 (1) KUHP.

Sementara dua terdakwa lainnya yakni Rpm dan Cha. Terdakwa Rpm hanya bisa tertunduk saat Hakim Joni Kondolele membacakan putusan penolakan eksepsi.

Sementara, terdakwa lainya yang duduk disebelahnya, Cha, terlihat hanya terus menatap kedepan saat pembacaan putusan.

Sidang kali ini terdakwa Rpm terlihat lebih tenang. Usai mendengarkan pembacaan putusan sela, terdakwa dipersilakan duduk di kursi hadirin. Ia langsung memeluk suami dan keluarga dekatnya yang menemani di setiap sidang.

Ke-enam tersangka dugaan korupsi rumah potong unggas (RPU) Balikapapn memasuki ruang Pidsus Kejari Kaltim, di Samarinda, Rabu (24/10/2018) di kawal penyidik Ditreskrimsus Polda Kaltim. Kehadiran mereka dalam proses penyerahan berkas penyidikan tahap 2 ke jaksa penuntut umum.
Ke-enam tersangka dugaan korupsi rumah potong unggas (RPU) Balikapapn memasuki ruang Pidsus Kejari Kaltim, di Samarinda, Rabu (24/10/2018) di kawal penyidik Ditreskrimsus Polda Kaltim. Kehadiran mereka dalam proses penyerahan berkas penyidikan tahap 2 ke jaksa penuntut umum. (Tribun kaltim/Nalendro Priambodo)
Halaman
12
Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved