Liga Indonesia

Rahmad Darmawan Kutuk Keras Kepemimpinan Wasit Laga Mitra Kukar vs PS Tira

Mitra Kukar berhasil menang 1-0 dari tim tamunya PS Tira dalam laga lanjutan Gojek Liga 1 pekan 32 musim 2018, Jumat (23/11/2018) malam.

Rahmad Darmawan Kutuk Keras Kepemimpinan Wasit Laga Mitra Kukar vs PS Tira
Tribun Kaltim/Nevrianto
Para pemain Mitra Kukar selebrasi gol yang dicetak Dedi Hartono (nomer 22)pada lanjutan pertandingan Liga 1 melawan PS Tira di Stadion Madya Aji Imbut Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur, Jumat( 23/11/2018) 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Abdur Rachim

Rahmad Darmawan Kutuk Keras Kepemimpinan Wasit Laga Mitra Kukar vs PS Tira

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Mitra Kukar berhasil menang 1-0 dari tim tamunya PS Tira dalam laga lanjutan Gojek Liga 1 pekan 32 musim 2018, Jumat (23/11/2018) malam.

Namun tidak hanya bersyukur dengan kemenangan malam itu, pelatih Mitra Kukar, Rahmad Darmawan atau biasa disapa RD mengutuk keras dengan kepemimpinan wasit Novari Ikhsan asal Jakarta.

RD menilai wasit dalam pertandingan tersebut tidak netral lantaran beberapa keputusan yang sangat merugikan. Tim berjuluk Naga Mekes. Padahal menurutnya mendekati akhir musim, harusnya perangkat pertandingan harus lebih memikirkan netralitas saat memimpin pertandingan.

Baca: Mitra Kukar vs PS Tira, Segini Harga Tiket di Stadion Aji Imbut Tenggarong

"Alhamdulillah kita diberikan rezeki, yang datang dari perjuangan pemain, yang sudah bermain dengan motivasi tinggi. Sayang pertandingan harus dirusak oleh kepemimpinan wasit yang harusnya di akhir musim seperti ini netralitas wasit harus ditegakkan," katanya.

"Tapi kenyataanya sangat memalukan, keputusan wasit yang Menurut saya banyak yang aneh, dan saya mengutuk sekali keputus wasit hari ini," serunya lagi.

Kalimat tersebut terlontar langsung dari mulut RD lantaran dirinya kesal dengan Keputusan-keputusan dalam pertandingan tersebut. Mengapa tidak, menurutnya keputusan wasit sangat membahayakan pemainnya yang saat itu tergeletak di lapangan.

Belum lagi ketika pemain mereka dijatuhkan PS Tira, wasit memberikan bola play off yang seharusnya menurut RD adalah sebuah pelanggaran.

"Saya tidak pernah bicara wasit dalam satu tahun ini. Tapi hari ini saya harus bicara karena melihat dengan mata kepala sendiri mereka banyak sekali melakukan kesengajaan yang sangat membahayakan pemain. Lihat saja pemain kita terjatuh, dia tau, dan harus dihentikan, tapi dia play off, sementara di pihak lain mereka langsung hentikan. Ini sudah tidak benar," jelasnya.

Baca: Mitra Kukar vs PS Tira, Merasa Dicurangi Wasit, Pelatih Naga Mekes Tarik Pemainnya Keluar Lapangan

Halaman
1234
Penulis: Imaduddin Abdur Rachim
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved