Senin, 13 April 2026

30,3 Persen Anak di Balikpapan Mengalami Stunting alias Tumbuh Kecil

Dinas Kesehatan Kota Balikpapan terus melakukan pendeteksian kasus stunting pada anak di Kota Balikpapan.

Penulis: Aris Joni |
KOMPAS.com/Indra Akuntono
Ilustrasi anak sekolah dasar. Diketahui masalah stunting masih melanda anak-anak Indonesia. (KOMPAS.com/Indra Akuntono) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dinas Kesehatan Kota Balikpapan terus melakukan pendeteksian kasus stunting pada anak di Kota Balikpapan. Pendeteksian tersebut dilakukan sejak adanya data dari pusat bahwa terdapat sekitar 30,3 persen anak di kota Balikpapan terkena stunting.

Stunting adalah sebuah kondisi di mana tinggi badan seseorang jauh lebih pendek dibandingkan tinggi badan orang seusianya. Penyebab utama stunting adalah kekurangan gizi kronis sejak bayi dalam kandungan hingga masa awal anak lahir yang biasanya tampak setelah anak berusia 2 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, dr. Balerina JPP mengatakan, dari data 30,3 persen kasus stunting di Balikpapan, dirinya telah menemukan sekitar 900 kasus stunting pada pelajar dan sekitar 600 kasus stunting pada balita.

"Pendataan ini kita lakukan sejak dikeluarkannya SK Walikota Balikpapan tentang stunting pada September 2018 lalu," jelasnya, Jumat (23/11/2018).

Diterangkannya, kasus stunting pada anak dapat terjadi pada saat masih dalam janin dengan kondisi kualitas janin yang kurang baik karena orangtuanya ada menderita penyakit tertentu yang mengakibatkan lambatnya pertumbuhan pada anak sehingga berat badan dan tingginya tidak sesuai dengan usianya.

"Kita sudah melakukan langkah-langkah seperti menjalankan program kesehatan ibu hamil dan melakukan pendampingan kepada penderita stunting di masing-masing puskesmas," pungkasnya.

Ditambahkannya, hingga saat ini proses pendeteksian kasus stunting masih terus berjalan sampai memenuhi data 30,3 persen tersebut. "Pendataan terus berjalan sampai ditemukan sesuai data, kalaupun tidak memenuhi tapi minimal mendekati data yang ada," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved