Breaking News:

Ini Utqiagvik, Kota di Alaska yang Kehilangan Sinar Matahari Selama 65 Hari

Selama 65 hari ke depan, kondisi alam membuat mereka hidup tanpa merasakan sinar matahari dalam waktu yang lama.

Editor: Anjas Pratama
alaskansknowclimatechange.com
Kota Utqiagvik, Alaska, kota paling utara di Amerika Serikat, memiliki matahari terbit terakhir tahun ini pada hari Minggu. 

Ini Utqiagvik, Kota di Alaska yang Kehilangan Sinar Matahari Selama 65 Hari 

TRIBUNKALTIM.CO - Pergantian siang malam dalam waktu 24 jam adalah biasa bagi masyarakat masyarakat di dunia, termasuk Indonesia. 

Tetapi, tidak demikian dengan Utqiagvik, sebuah kota di Alaska

Selama 65 hari ke depan, kondisi alam membuat mereka hidup tanpa merasakan sinar matahari dalam waktu yang lama. 

 Teluk Alaska, Bertemunya Dua Air tapi Tak Menyatu, Penyebabnya Dapat Dijelaskan Secara Ilmiah

Hari Minggu (18/11/2018) menjadi hari terakhir kota Utqiagvik yang ada di Alaska merasakan kehangatan sinar matahari.

Sampai 65 hari ke depan, kota yang memiliki penduduk 4.000 jiwa itu akan hidup dalam kegelapan atau dikenal sebagai malam kutub (polar night).

Menurut ahli meteorologi Judson Jones, polar night merupakan istilah umum untuk menyebut fenomena di mana sebuah kawasan tidak merasakan matahari selama lebih dari 24 jam.

"Ini terjadi setiap tahun. Jika Anda tinggal di lingkaran Arktik, Anda akan merasakan matahari tenggelam selama sisa musim dingin. Kabar baiknya, matahari akan kembali saat musim panas dan tidak akan tenggelam selama berhari-hari," jata Jones dilansir Kompas.com dari CNN, Selasa (20/11/2018).

Matahari Buatan Ciptaan China Memiliki Suhu Lebih Panas 6 Kali

Sepertiga bagian utara Alaska terletak di atas lingkaran Arktik, lingkaran lintang yang melingkari daerah kutub Arktik yang dingin.

Meski Utqiagvik bukan satu-satunya kota di Alaska yang mengalami fenomena polar night, tapi ini adalah yang pertama bagi kota Utqiagvik mengalaminya. Sebab, kota ini berada jauh di utara.

Selain Utqiagvik, penduduk kota Kaktovik, Point Hope, dan Anaktuvuk Pass akan diselimuti kegelapan selama satu sampai dua bulan ke depan.

Ketiga kota itu diperkirakan akan merasakan matahari terbenam terakhir pada akhir November atau awal Desember. 

Di kota Utqiagvik, matahari terakhir kali terlihat pada pukul 1.43 siang waktu setempat pada hari Minggu (18/11/2018), dan matahari akan muncul lagi sekitar tanggal 23 Januari 2019. (*) 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kota di Alaska Akan Kehilangan Matahari Selama 65 Hari, Ini Sebabnya", https://sains.kompas.com/read/2018/11/25/130000923/kota-di-alaska-akan-kehilangan-matahari-selama-65-hari-ini-sebabnya

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved