Liga Indonesia
Jelang Borneo FC vs Persela Lamongan - Hari Ini Kedua Tim Jajal Uji Coba Lapangan
Borneo FC akan menyambut tamunya, Persela Lamongan dalam laga lanjutan Gojek Liga 1 2018 pekan 32 di Stadion Segiri Samarinda, Senin (26/11/2018).
Jelang Borneo FC vs Persela Lamongan - Hari Ini Kedua Tim Jajal Uji Coba Lapangan
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Abdur Rachim
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Borneo FC akan menyambut tamunya, Persela Lamongan dalam laga lanjutan Gojek Liga 1 2018 pekan 32 di Stadion Segiri Samarinda, Senin (26/11/2018).
Ini merupakan laga penting, mengingat Borneo FC saat ini berada di posisi 5 dengan perolehan 45 poin sementara Persela Lamongan berada diposisi 13 dengan mengantongi 42 poin, dan masih bisa mengejar.
Sebelumnya tim Persela Lamongan telah tiba di Samarinda sejak Sabtu (24/11/2018) malam.
Kedua tim dijadwalkan akan melakukan uji coba lapangan pada hari ini, Minggu (25/11/2018).
Persela Lamongan yang berjuluk Laskar Joko Tingkir dijadwalkan akan menjajal Stadion Segiri pada pukul 16.30-17.30 Wita, sementara tuan rumah Pesut Etam pukul 17.30-18.30 Wita.
Selisih tiga poin tentu bukan jarak yang jauh, jika Borneo FC gagal mempertahankan keunggulan di kandang mereka besok otomatis akan turun klasemen, sementara Persela Lamongan akan bergegas naik menggantikan posisi Borneo FC.
Optimis Disisa Laga Borneo Fc, Stadion Bakal Dipenuhi Penonton
Liga 1 memasuki masa akhir kompetisi yang menyisakan tiga pertandingan lagi.
Ditiga pertandingan akhir, Borneo Fc bakal memainkan dua laga kandang, yakni melawan Persela Lamongan pada 26 November dan PS Tira pada 9 Desember, yang dilangsungkan di stadion Segiri, jalan Kesuma Bangsa.
Sedangkan satu laga tandang melawan Barito Putra pada 30 November 2018. Di dua laga kandang itu, Borneo Fc berharap agar Pusamania, maupun masyarakat pada umumnya dapat memenuhi stadion yang memiliki kapasitas 12-13 ribu kursi penonton itu.
Optimis Disisa Laga Borneo Fc, Stadion Bakal Dipenuhi Penonton

Bahkan, sejak awal liga, manajemen bersama pemain juga telah menjalankan sejumlah program guna menarik minat masyarakat datang ke stadion, diantaranya mendatangi sekolah-sekolah, menggalakkan lagi tiket pelajar, hingga ajakan di media sosial, termasuk dengan bertemu langsung dengan masyarakat.
"Beberapa program sudah kita lakukan, di sisa pertandingan, kita galakan lagi tiket pelajar. Agar menumbuhkan sejak dini rasa cinta kepada Borneo Fc, mulai SMP, SMA dan mahasiswa, karena nantinya mereka yang bakal jadi pelaku sepak bola Samarinda," ucap Chief Marketing Borneo Fc, Novi Umar, Kamis (22/11) lalu.
"Dan ini juga dilakukan pemain, untuk ajak masyarakat ke stadion, lewat medsos maupun bertemu langsung," tambahnya.
Pihaknya pun optimis disisa laga Borneo FC, stadion bakal dipenuhi penonton, terlebih saat ini Borneo Fc berada di posisi lima klasemen sementara, dan tengah berupaya dapat menembus tiga besar diakhir kompetisi agar dapat berlaga di kancah Asia.
Borneo FC Launching Jersey 2019 di Laga Akhir Melawan PS Tira

Kendati berharap agar penonton dapat memenuhi stadion disisa laga tim berjuluk Pesut Etam itu, namun selama ini pihaknya hanya mencetak tiket paling sedikit 4.000 dan paling banyak 8.000 tiket per laganya.
Namun, jumlah tiket tersebut dapat bertambah tergantung dengan lawan yang dihadapi Borneo FC.
Tapi, tiket juga pernah dicetak sampai 13 ribu lembar saat gelaran turnamen lalu.
"Kami yakini ini merupakan kultur sepak bola Indonesia, rata-rata jika tim lagi bagus-bagusnya, apalagi bisa tembus papan atas, makanya akan banyak suporter yang datang. Dan, telah terjadi peningkatan sejak Borneo Fc dapat menduduki posisi lima saat ini," jelasnya.
"Dan, kami optimis disisa laga ini ada progres laga terakhir melawan PSIS Semarang peningkatannya lumayan, mudah-mudahan bisa lebih baik lagi," harapnya.
Wanderley Junior Ungkap Perseru Serui Makin Percaya Diri Usai Imbangi Persib Bandung
Lanjut dia menjelaskan, bahkan Borneo Fc pernah membuat rekor saat laga Final Piala Gubernur Kaltim 2016, Borneo Fc melawan Madura United, saat itu stadion Utama Palaran penuh oleh penonton yang datang langsung menyaksikan laga yang akhirnya dimenangi oleh Borneo Fc.
Bahkan, jumlah penonton yang datang saat itu, masih lebih tinggi dibandingkan dengan laga Timnas U-19 era Evan Dimas melawan Borneo FC junior.
"Piala Presiden babak 8 besar lawan Persib Bandung dan semi final piala Jenderal Sudirman lawan Semen Padang, tiket sold out, bahkan salah satu stasiun TV sampai membuat layar lebar di luar stadion. Dan, kita pecahkan rekor di stadion Palaran," urainya.
Terkait dengan menggratiskan tiket diakhir laga, sebagai upaya agar penonton dapat memenuhi stadion, Novi Umar menjawab hal itu tidak mungkin terjadi, pasalnya Liga memang melarang hal itu.
Indonesia Vs Filipina, Sven-Goran Eriksson Waspadai 4 Pemain Garuda Muda
"Tidak mungkin menggratiskan tiket, karena dilarang Liga, bukan kita tidak mau. Dulu saat Divisi Utama lawan Persis Solo di babak delapan besar, sempat kita gratiskan, tapi tidak boleh, dan tetap harus ada nominal harga. Dan, hal itu memang tidak mungkin dilakukan, karena cost untuk jalankan pertandingan tinggi," jelasnya. (*)