Tetangga Sebut Ada Keanehan Sebelum Sang Ayah Banting Putrinya ke Lantai hingga Tewas

Kejadian memilukan, bayi dibanting ayahnya sendiri ke lantai hingga tewas ini terjadi Kalimantan Barat, Sabtu (24/11/2018)

Tetangga Sebut Ada Keanehan Sebelum Sang Ayah Banting Putrinya ke Lantai hingga Tewas
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Kanit Jatanras Iptu Jatmiko mengangkat korban untuk dibawa ke RS Bhayangkara dari rumah korban di Jalan Usaha Baru, Parit Langgar, Sungai Rengas, Kubu Raya, Sabtu (24/11/2018) pagi. As (1,4) dianiaya oleh ayahnya sendiri hingga tewas. 

Tetangga Sebut Ada Keanehan Sebelum Sang Ayah Banting Putrinya ke Lantai hingga Tewas

TRIBUNKALTIM.CO - Putri Aisyah yang berumur setahun lima bulan harus meregang nyawa di hadapan ibunya sendiri, Hamisah (38), Sabtu (24/11/2018).

Bocah itu tewas dibanting oleh ayahnya sendiri.

Tindakan memilukan itu terjadi di Jalan Usaha Baru, Parit Langgar, Sungai Rengas, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (24/11/2018) pagi.

Tetangga korban, Susilawati (48) mengaku mendengar suara hempasan dari arah rumah korban.

Susilawati menceritakan kejadian yang menimpa tetangganya.

Bayi 1,4 Tahun di Kalbar Dibanting Ayahnya hingga Tewas, Direbut dari Ibu saat Sedang Menyusu

Tak Punya Uang untuk Tebus Jenazah Bayi di RS, Sang Kakek di Cirebon Ini Akhirnya Beri Jaminan BPKB

Ia merasa sejak awal sudah ada keanehan pada pelaku.

"Kejadian tadi pagi memang sudah ada yang aneh-aneh, ngaji itu teriak teriak seperti orang stres," ucapnya.

Susilawati sempat berpikir teriakan itu bukan berasal dari pelaku.

"Aneh mendengarnya. Saya pikir menantunya, saya intip ternyata suami Hamisah," ucapnya.

Halaman
123
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved