500 Orang Ikuti Pemeriksaan Kesehatan yang Diadakan Persadia Memperingati Hari Diabetes

500 Orang Ikuti Pemeriksaan Kesehatan yang Diadakan Persadia Memperingati Hari Diabetes

500 Orang Ikuti Pemeriksaan Kesehatan yang Diadakan Persadia Memperingati Hari Diabetes
TRIBUN KALTIM / CHRISTINE
Persadia mengadakan Pemeriksaan Gratis memperingati Hari Diabetes 

500 Orang Ikuti Pemeriksaan Kesehatan yang Diadakan Persadia Memperingati Hari Diabetes

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Christine

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sekitar 500 warga Balikpapan hadir dalam acara The 19th Balikpapan Diabetes Day yang diadakan oleh Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia), di gedung Kantor Walikota Balikpapan, Minggu (25/11/2018).

Dengan tajuk 'Family and Diabetes,' acara ini bermaksud untuk mengajak penderita diabetes serta keluarganya untuk waspada terhadap diabetes, serta memahami resiko-resiko dari penyakit yang satu ini.

Menurut dr Lukman Hatta, ketua Persadia Balikpapan, kegiatan ini sejatinya merupakan event bulanan yang puncaknya jatuh pada bulan November. "Ini kegiatan bulanan yang Persadia laksanakan di kota Balikpapan.

Tetapi pada tahun 2018 berpuncak pada minggu ketiga bulan November, sekaligus juga memperingati Hari Diabetes Sedunia yang jatuh pada 14 November lalu," bebernya.

Kegiatan ini juga muncul dari keprihatinan bahwa penyakit diabetes yang ditemukan di Indonesia bagaikan gunung es. "Artinya, yang terlihat itu masih puncak dari gunung esnya, tetapi yang di bawah permukaan bisa dikatakan lebih banyak dan jumlahnya lebih besar," terangnya. "Dan ini bisa kita atasi, paling tidak dengan memberi pengetahuan sejak dini mengenai apa dan bagaimana itu penyakit diabetes," lanjutnya.

Menurutnya, tema yang ada merupakan tema besar dari Diabetes World Day. "Jadi memang kita harus melibatkan keluarga dalam menangani diabetes," tukasnya.

Kegiatan dimulai sejak pukul 06.30 Wita, dimana masyarakat berkumpul untuk senam dan jalan sehat yang dimulai di pelataran Kantor Walikota Balikpapan. Selanjutnya, masyarakat juga diajak untuk ikut dalam pemeriksaan gula darah, pemeriksaan mata, gigi, serta konsultasi dengan dokter penyakit dalam.

Setiap tahunnya kegiatan ini mengundang pakar khusus diabetes dari dunia kedokteran. Tahun ini yang diundang adalah dr Wismandari Wisnu, yang merupakan konsultan endokrin dan diabetes dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia di Jakarta.

Selain pemeriksaan dan seminar, kegiatan ini juga diisi dengan senam kaki, agar aliran darah tetap lancar di bagian kaki. Karena salah satu akibat dari diabetes adalah munculnya luka di kaki yang pada akhirnya meluas menjadi infeksi.(*)

Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved