Kamis, 28 Mei 2026

Daftar 22 Suporter Tewas dan Edy Rahmayadi yang Tetap Jadi Ketua Umum PSSI hingga 2020

Save Our Soccer (SOS), lembaga swadaya yang mengamati isu sepak bola nasional, mencatat sebanyak 22 suporter meninggal sejak Edy Rahmayadi menjabat.

Tayang:
Penulis: tribunkaltim |
MUHAMMAD ROBBANI/BOLASPORT.COM
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi pada acara kerja sama PSSI-BRI, Rabu (1/8/2018). 

Daftar 22 Suporter Tewas dan Edy Rahmayadi yang Tetap Jadi Ketua Umum PSSI hingga 2020 

TRIBUNKALTIM.CO - Nama Edy Rachmayadi  tetap akan memimpin Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) paling tidak hingga dua tahun mendatang. 

Gagalnya Timnas Indonesia di Grup B sehingga tak lolos semifinal Piala AFF 2018 tak membuat posisi Edy Rahmayadi goyang di PSSI

Selain itu, beberapa isu negatif yang menghubungkan rangkap jabatan juga tak membuat Edy Rahmayadi turun dari tahta Ketum PSSI. 

Komite Eksekutif PSSI Akui Kelabakan soal Atensi Negatif dan Desakan Mundur terhadap Edy Rahmayadi

Soroti Edy Rahmayadi, Lagu Wartawan Harus Baik Menggema di Laga Timnas Garuda vs Filipina

Dilansir dari Kompas.com, Federasi Sepak Bola Indonesia ( PSSI) menyusun beberapa agenda yang akan dibahas pada Kongres PSSI 2019 untuk kinerja mereka selama satu tahun ke depan.

Dalam hal itu, belum ada agenda untuk menggantikan Edy Rahmayadi pada Kongres PSSI yang akan digelar pada 20 Januari 2019 nanti.

“PSSI akan membuat edaran tanggal kongres pada 20 Januari 2019. Empat pekan menjelang kongres, kami akan terbitkan undangan sekaligus tempatnya,” kata Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono.

“Menjelang itu, Komite Exco PSSI akan menyetujui waktu menuju kongres. Minggu kedua Desember akan ada rapat koordinasi kepentingan PSSI agar program tahun depan benar-benar komprehensif dan bisa mengakomodir gagasan kami. Itu agendanya,” kata pria yang akrab disapa Jokdri.

Joko menambahkan Komite Exco PSSI langsung mengagendakan rapat untuk evaluasi kegagalan timnas Indonesia di Piala AFF 2018. Dalam waktu dekat, Joko berjanji akan menyampaikan hasil rapat tersebut termasuk persiapan agenda timnas Indonesia di 2019.

Joko Driyono
Joko Driyono (SUPER BALL/FERI SETIAWAN)

“Termasuk menjadi refrensi penyusunan program PSSI 2019 khususnya event-event tahun depan seperti SEA Games, Kualifikasi Piala Asia U-23, Piala AFF U-22, dan seterusnya. Itu akan kami putuskan dengan basis hasil evaluasi termasuk hasil AFF sekarang,” kata Joko.

Sebelumnya, masyarakat pecinta sepak bola Tanah Air sangat kecewa dengan Edy Rahmayadi. Mereka meminta Edy Rahmayadi mundur dari kursi Ketua Umum PSSI.

Masyarakat menilai kegagalan timnas Indonesia di Piala AFF 2018 tak lepas dari kesalahan Edy. Rangkap jabatan yang saat ini dipegang Edy dinilai membuat ia tidak fokus mengurusi sepak bola Indonesia secara keseluruhan.

Selain menjabat sebagai Ketum PSSI, Edy saat ini menjadi Gubernur Sumatera Utara. Mantan Pangkostrad TNI Angkatan Darat itu akan menjabat sebagai Ketum PSSI sampai 2020. 

Mendagri Sebut Tak Ada Larangan 

Rangkap jabatan yang dilakukan Edy Rahmayadi ikut dijawab Mendagri Tjahjo Kumolo. 

Dalam pandangan Tjahjo Kumolo,  tak masalah seorang kepala daerah rangkap jabatan asal tidak menganggu tugasnya.

"Diaturan Kemendagri enggak ada yah (larangan kepala daerah rangkap jabatan)," ujarnya di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (25/9/2018).

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo Memberikan Keterangan Pers Usai Putusan Sidang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Kemendagri, Jakarta, Selasa (9/5/2017).
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo Memberikan Keterangan Pers Usai Putusan Sidang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Kemendagri, Jakarta, Selasa (9/5/2017). (KOMPAS.com/MOH NADLIR)

"Saya kira mau merangkap rangkap di mana, sepanjang fungsi sosial dan tugasnya (tak terganggu), enggak ada masalah menurut saya ya," sambung dia. 

Tjahjo menuturkan tak ada aturan pemerintahan soal rangkap jabatan kepala daerah. Namun, Kemendagri akan mengecek kembali regulasi lain seperti undang-undang olahraga.

"Dalam pemerintahan enggak ada, hanya sekedar dibatasi aja. Saya kira enggak ada masalah," katanya. 

Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi
Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi (TRIBUNNEWS.COM)

22 Suporter Tewas 

Dilansir Kompas.com, Save Our Soccer (SOS), lembaga swadaya yang mengamati isu sepak bola nasional, mencatat sebanyak 22 suporter meninggal sejak Edy Rahmayadi menjabat ketua umum PSSI pada 10 November 2016.

Kendati demikian, dari jumlah 22 orang korban jiwa itu, 9 di antanya terjadi akibat kecelakaan lalu lintas. Adapun korban meninggal akibat pengeroyokan berjumlah tujuh orang. 

Bukan Hanya Haringga Sirilla, Ini Daftar 76 Suporter Tewas sejak Tahun 1994

Berikut adalah daftar suporter yang tewas pada era kepemimpinan Edy Rahmayadi dari data SOS:

1. Ferdian Fikri, 14 (Viola, suporter Persita)

Kejadian: 26/3/2017   

Penyebab: Tusukan benda tajam

2. Agus Sulistyo, 19 (Brajamusti, PSIM)

Kejadian: 18/5/2017 (PSIM Vs Persebaya Surabaya)

Penyebab: Jatuh dari tribune

3. Agen Astrava (The Jakmania)

Kejadian: 21/5/2017 (Persija Jakarta Vs Bali United)

Penyebab: Pengeroyokan

4. Ardi Prasetyo, 18 (suporter PPSM)

Kejadian: 11/6/2017 (PPSM Magelang vs PSIM di Stadion Moch Soebroto, Magelang)

Penyebab: Jatuh dari tribune

5. M. Nur Ananda, 21 (Warga)   

Kejadian: 23/7/2017 (perjalanan usai Persibas vs PSS di Stadion Satria)

Penyebab: Tusukan benda tajam dari oknum supporter PSS di Jalan Temanggung-Magelang

6. Ricko Andrean (Bobotoh)

Kejadian: 27/7/2017

Penyebab: Melerai pengeroyokan seorang bobotoh yang dianggap suporter Persija saat Persib vs Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, 22 Juli 2017

7. M Hilmi Adam Sauqi, 20 (Bonek/Persebaya)

Kejadian: 27/7/2017, Persebaya vs Martapura FC di Stadion Gelora Bung Tomo

Penyebab: Kecelakaan lalu lintas

8. Putri Amanda Sari, 16 (Bonek/Persebaya)

Kejadian: 27/7/2017, Persebaya vs Martapura FC di Stadion Gelora Bung Tomo

Penyebab: Kecelakaan lalu lintas

9. Yuni Khalimatus Rohmah, 17 (Bonek/Persebaya)

Kejadian: 27/7/2017, Persebaya vs Martapura FC di Stadion Gelora Bung Tomo

Penyebab: Kecelakaan lalu lintas

Haringga, korban pengeroyokan di laga Persib Vs Persija, dan para pelaku pengeroyokan
Haringga, korban pengeroyokan di laga Persib Vs Persija, dan para pelaku pengeroyokan (Tribun Jabar)

10. Catur Yuliantono, 32 (Warga Duren Sawit)

Kejadian: 2/9/2017, Indonesia vs Fiji di Stadion Patriot, Bekasi

Penyebab: Terkena petasan

11. Banu Rusman, 17 (Laskar Benteng Viola)

Kejadian: 11/10/2017), Persita vs PSMS di Stadion Mini, Cibinong.

Penyebab: Pengeroyokan

12. Rizal Yanwar Putra, 17 (The Jakmania, Cikarang)

Kejadian: 12/11/2017, Bhayangkara FC vs Persija, Stadion Patriot, Bekasi

Penyebab: Pengeroyokan

Pernyataan Edy Rahmayadi soal Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 Dibahas Media Asing

13. Micko Pratama, 17 (Bonekmania)

Kejadian: 14/4/2018, PS Tira vs Persebaya, Stadion Sultan Agung, Bantul

Penyebab: Pengeroyokan

14. Imam Shokib (Aremania)

Kejadian: 15/4/2018, Arema vs Persib, Stadion Kanjuruhan, Malang

Penyebab: Kecelakaan

15. Dimas Dhuha Ramli, 16 (Aremania)

Kejadian: 15/4/2018, Arema vs Persib, Stadion Kanjuruhan, Malang

Penyebab: Gas Air Mata

16. Arigustus Pasaribu, 20 (SMECK)

Kejadian: 18/5/2018, PSMS Vs Sriwijaya, Stadion Teladan

Penyebab: Kecelakaan lalu lintas

17. Dio Alif, 17 (Bonek)

Kejadian: 22/5/2018, Persela Vs Persija, Stadion Surajaya

Penyebab: Kecelakaan lalu lintas

18. Rizky Febrianto, 17 (The Jakmania)

Kejadian: 22/5/2018, Persela Vs Persija, Stadion Surajaya

Penyebab: Kecelakaan lalu lintas

19. M. Rizky Rangkuti, 18 (KAMPAK)

Kejadian: 27/5/2018, PSMS Vs Arema, Stadion Teladan

Penyebab: Kecelakaan lalu lintas

20. Abdul Rahman, 19 (KAMPAK)

Kejadian: 27/5/2018, PSMS Vs Arema Stadion Teladan

Penyebab: Kecelakaan lalu lintas

21. M. Iqbal, 16 (Brajamusti)

Kejadian: 26/7/2018, PSIM Vs PSS, Stadion Sultan Agung, Bantul

Penyebab: Pengeroyokan

22. Haringga Sirla, 23 (The Jakmania)

Kejadian: 23/9/2018, Persib Vs Persija, Stadion GBLA

Penyebab: Pengeroyokan


Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved