Para Penyebar Hoaks Tentang Jokowi Ditangkap, Ini Fitnah yang Dilakukan

Kepolisian RI menangkap salah satu penyebar hoaks atau berita bohong dan ujaran kebencian yang dialamatkan kepada Presiden Joko Widodo.

Para Penyebar Hoaks Tentang Jokowi Ditangkap, Ini Fitnah yang Dilakukan
Intisari
Ilustrasi kabar hoax 

Setyardi diamankan di daerah Gambir, dan Darmawan diamankan di daerah Tebet Timur.

Tabloid Obor Rakyat telah diproduksi sebanyak satu juta eksemplar dan disebarkan ke 724.000 masjid dan 28.000 pondok pesantren di beberapa daerah Pulau Jawa.

Setyardi mengaku kecewa terhadap keputusan Jokowi yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, tetapi kemudian mendaftar menjadi calon presiden Indonesia periode 2014-2019.

Kekecewaan tersebut disalurkan dalam bentuk kritikan terhadap Jokowi yang ditulis melalui penerbitan tabloid Obor Rakyat.

Lama Bungkam Akhirnya Ayu Ting Ting Bicara soal Hubungannya dengan Produser Fransen Susanto

Ramalan Zodiak Hari Ini Senin (26/11/2018): Ada Pertengkaran untuk Gemini, Libra, dan Scorpio!

 

Pemberitaan sebelumnya menyebutkan, tabloid ini memuat pemberitaan fitnah terkait isu SARA yang menyerang Jokowi pada Pemilihan Presiden 2014.

Pencetakan dan pengepakan tabloid Obor Rakyat disebut menghabiskan dana lebih dari Rp 250 juta.

Atas peristiwa ini, kedua pelaku dijatuhi pidana selama 8 bulan dan dieksekusi di Lapas Cipinang.

2. Suara Rakyat

Pelaku ditangkap di daerah Lueng Bata, Banda Aceh pada 15 Oktober 2018.

Butuh waktu satu tahun bagi pihak kepolisian menemukan pelaku yang menggunakan nama samaran SR23 ini.

Halaman
123
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved