Pilpres 2019

Puji Ojek Online Pekerjaan Sangat Mulia, Jokowi: Kalian Adalah Sahabat-sahabat Saya

Awalnya, dalam acara itu pembina Pospera Adian Napitupulu menyebut bahwa ribuan massa yang hadir berasal dari beragam profesi.

Puji Ojek Online Pekerjaan Sangat Mulia, Jokowi: Kalian Adalah Sahabat-sahabat Saya
KOMPAS.com/Muhlis Al Alawi
Ratusan ojek online menggelar demonstrasi di depan Kantor Walikota Madiun menuntut calon presiden Prabowo Subianto meminta maaf lantaran menghina profesi mereka sebagai ojek online, Selasa ( 27/11/2018) pagi. 

TRIBUNKALTIM.CO, BOGOR - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo memuji pengemudi ojek online sebagai pekerjaan yang mulia.

Hal itu disampaikan Jokowi saat bertemu dengan relawan Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) di kawasan Sentul, Bogor, Selasa (27/11/2018).

Awalnya, dalam acara itu pembina Pospera yang juga politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu menyebut bahwa ribuan massa yang hadir berasal dari beragam profesi.

Adian mengklaim mereka berkumpul untuk dan bersedia menjadi relawan Jokowi tanpa dibayar. Jokowi kemudian mengungkap kegembiraannya bisa bertemu dengan mereka.

"Saya sangat senang sekali pada sore hari ini bisa berkumpul dengan teman-teman saya, sahabat saya, baik dari kelompok petani, pedagang kaki lima, supir, ojek," kata Jokowi.

Presiden Jokowi saat bertemu dengan relawan Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) di kawasan Sentul, Bogor, Selasa (27/11/2018).
Presiden Jokowi saat bertemu dengan relawan Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) di kawasan Sentul, Bogor, Selasa (27/11/2018). (KOMPAS.com/Ihsanuddin)

Jokowi lalu bertanya, "Ada yang ojek online di sini?" Beberapa orang lalu berteriak dan mengacungkan jari dengan semangat. Jokowi lantas memuji profesi ojek online.

"Ojek online itu pekerjaan yang sangat mulia," kata Jokowi disambut tepuk tangan dan riuh hadirin.

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto juga sempat mengomentari profesi ojek online. Komentar itu disampaikan Prabowo saat menjadi pembicara dalam acara Indonesia Economic Forum 2018, di Hotel Shangrila, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2018).

Prabowo mengaku prihatin dan sedih dengan jalan karier anak muda di Indonesia, tak melanjutkan kuliah namun menjadi sopir ojek online.

Kondisi ini, kata dia, menyedihkan dan perlu diperbaiki. "Setelah anak muda Indonesia lulus SD, ia masuk ke jenjang SMP. Setelah ia lulus, anak itu akan bersekolah di jenjang SMA. Setelah ia lulus SMA, anak tersebut menjadi pengemudi ojek online," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved