Selasa, 2 Juni 2026

Gubernur Kaltim Isran Buka Rakerwil Apeksi Se-Kalimantan, Minta Hasilkan Kebijakan Pro Daerah

Para pimpinan daerah hadir pada kesempatan ini diantaranya, Kota Balikpapan, Samarinda, Pontianak, Palangkaraya, Kota Banjar Baru, dan Banjarmasin.

Tayang:
Penulis: tribunkaltim |
TRIBUN KALTIM/IKHWAL SETIAWAN
Gubernur Kalimantan Timur, menyampaikan sambutan sekaligus membuka Rakerwil Apeksi Komisariat Wilayah(Komwil) V yang dihadiri 9 Kepala Daerah se-Kalimantan di Ball Room Hotel Sintuk, Kamis (29/11/2018) 

Gubernur Kaltim Isran Buka Rakerwil Apeksi Se-Kalimantan, Minta Hasilkan Kebijakan Pro Daerah

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Ikhwal Setiawan

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Rapat kerja wilayah Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) regional Kalimantan digelar di Bontang, Kamis (29/11/2018).

Gubernur Isran Noor memimpin pembukaan rapat yang dihadiri 9 delegasi kota se-Kalimantan ini.

Para pimpinan daerah hadir pada kesempatan ini diantaranya, Kota Balikpapan, Samarinda, Pontianak, Palangkaraya, Kota Banjar Baru, dan Banjarmasin.

Isu inovasi layanan publik untuk kesejahteraan masyrakat menjadi agenda pembahasan pada kegiatan ini.

Terobosan layanan publik diharapkan mampu menggerakan pertumbuhan ekonomi daerah.

Pengumuman Hasil SKD CPNS 2018 Segera Dirilis, BKN Lakukan 4 Proses Verifikasi dan Validasi

Asia Artist Awards 2018, BTS Borong 5 Penghargaan! Berikut Daftar Lengkap Seluruh Pemenang

 

Isran Noor mengatakan inovasi layanan publik diharapkan bisa memberikan kemudahan dan kelancaran bagi masyarakat dan investasi.

“Apeksi ini menjadi wadah non-formal yang bisa menjadi mitra kota di Kalimantan,” ujar Isran Noor.

Mantan Bupati Kutai Timur ini menuturkan, sejumlah regulasi kebijakan yang berlaku saat ini tidak memihak untuk kabupaten dan kota.

Diharapkan, melalui pertemuan seperti ini bisa mengahasilkan rekomendasi kepada presiden untuk mengevaluasi sejumlah kebijakan yang menyulitkan daerah.

Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis (29/11/2018): Leo dan Scorpio Terjebak Masa Lalu, Bangkit Yuk!

Jelang Persela Lamongan Vs Persib Bandung - Febri Hariyadi Siap Lawan Laskar Joko Tingkir

 

Misalnya, kata Isran Noor, aturan pengelolaan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat dialihkan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov).

Kebijakan tersebut dianggap menyulitkan pemerintah daerah dalam koordinasi dan pengawasan karena jarak dan rantai birokrasi yang panjang.

“Coba lihat sekarang di Kutai Timur, dulu saat saya menjabat sekolah dengan akreditasi C hanya satu. Sekarang banyak sekolah yang dulu akreditasi B turun jadi C,” ujar dia.

Demi Ikut Tes CPNS 2018, Anthony Sinisuka Ginting Terpaksa Absen dari Korea Masters 2018

Hasil Liga Champions Tottenham Vs Inter Milan Berakhir 1-0, The Spurs Naik ke Posisi 2

Sementara itu, Walikota Bontang Neni Moerniani mengapresiasi seluruh kepala daerah atas kesediaan untuk mengikuti kegiatan ini.

Dia mengatakan, Bontang berharap melalui kegiatan ini dapat melahirkan rekomendasi yang bisa mendukung kebijakan pro terhadap daerah.

“Salah satu usulan Apeksi kemarin (ke presiden) yakni Dana Kelurahan. Alhamdulillah dipenuhi oleh presiden,” ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved