Korea Masters 2018

Korea Masters 2018 - Jadi Harapan Satu-satunya Indonesia, Fitriani Bakal Lawan Pemain Nomor 1 Dunia

Pada babak perempat final, Jumat (30/11), Fitriani bakal menghadapi lawan berat asal China, Li Xuerui.

Korea Masters 2018 - Jadi Harapan Satu-satunya Indonesia, Fitriani Bakal Lawan Pemain Nomor 1 Dunia
badmintonindonesia
Pebulu tangkis tunggal putri nasional, Fitriani 

Korea Masters 2018 - Jadi Harapan Satu-satunya Indonesia, Fitriani Bakal Lawan Pemain Nomor 1 Dunia 

TRIBUNKALTIM.CO - Harapan satu-satunya Indonesia pada sektor tunggal putri turnamen bulu tangkis Korea Masters 2018 kini ada pada Fitriani

Hal ini usai Fitriani melangkah ke babak perempat final setelah menang atas pemain Thailand, Busanan Ongbamrungphan.

Dalam pertandingan babak kedua di Gwangju Women’s University Stadium, Kamis (29/11/2018), Fitriani menang rubber game 21-18, 12-21, 21-11 atas unggulan keenam tersebut.

SaarLorLux Open 2018, Pebulutangkis Nasional Fitriani Berhasil Memetik Kemenangan Pertama

Ini menjadi kemenangan kedua Fitriani dalam tiga pertemuan dengan pemain ranking 27 dunia tersebut. Dalam dua pertemuan terdahulu, Fitriani yang kini menempati ranking 34 dunia, menang pada ajang Vietnam Open 2015 dengan rubber game 19-21, 21-19, 21-16.

Setahun kemudian dalam ajang Thailand Open 2016, giliran Busanan yang menang dengan 21-11, 21-11. Pada babak perempat final, Jumat (30/11), Fitriani bakal menghadapi lawan berat asal China, Li Xuerui.

Mantan pemain nomor satu dunia ini menyingkirkan tunggal putri terbaik Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, pada babak pertama.

Indonesia memiliki dua wakil tunggal putri pada babak kedua turnamen level super 300 ini. Sayang, Lyanny Alessandra Mainaky tak mampu melewati hadangan unggulan ketiga dari Thailand, Nitchaon Jindapol, yang menang 21-10, 21-15.

Dari sektor ganda putri, Indonesia tinggal mengandalkan Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto, yang menang 19-21, 21-13, 21-14 atas unggulan ketujuh dari Taiwan, Hsu Ya Ching/Hu Ling Fang.

Rahmad Masud Ambil Alih Persiba, Begini Tanggapan Warga Balikpapan

Di perempat final, mereka bertemu pemenang duel sesama wakil tuan rumah, Lee Dan Bi/Park Yeon Soo atau Go Ah Ra/Yoo Chae Ran.

Langkah Yulfira/Jauza tak diikuti Ni Ketut Mahadewi Istarani/Virni Putri. Mereka kalah 17-21, 19-21 dari unggulan kedelapan asal Korea Selatan, Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong.

Dari sektor ganda putra, Indonesia tinggal mengandalkan Berry Angriawan/Hardianto.

Unggulan kelima ini menang 22-20, 21-15 atas Lin Shang Kai/Tseng Min Hao dan akan melawan pasangan gado-gado, Kim Sa Rang (Korea Selatan)/Tan Boon Heong (Malaysia).

Sabar Karyawan Gutama/Frengky Wijaya Putra gagal mengikuti jejak Berry/Hardianto. Mereka kalah 17-21, 21-14, 16-21 dari unggulan kedelapan asal Taiwan, Po Li-Wei/Wang Chi-Lin.

Dengan demikian, secara keseluruhan ada tujuh wakil Indonesia yang lolos ke babak perempat final. Selain Fitriani, Berry/Hardianto dan Yulfira/Jauza, ada tunggal putra Ihsan Maulana Mustofa, Shesar Hiren Rhustavito serta dua ganda campuran, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kandow. (*) 


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ke Perempat Final, Fitriani Bertemu Mantan Pemain Nomor Satu Dunia", https://olahraga.kompas.com/read/2018/11/29/16272488/ke-perempat-final-fitriani-bertemu-mantan-pemain-nomor-satu-dunia
Penulis : Aloysius Gonsaga AE
Editor : Aloysius Gonsaga AE

Editor: Anjas Pratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved