Tiba di Makassar, DKB Langsung Setting Panggung dan Gladi Bersih Opera Putri Panggung

Sebanyak 75 rombongan Dewan Kesenian Balikpapan (DKB) berangkat menuju Kota Makassar untuk mengadakan pementasan opera bertajuk "Putri Ronggeng".

Tiba di Makassar, DKB Langsung Setting Panggung dan Gladi Bersih Opera Putri Panggung
Tribun Kaltim/Aris Joni
Rombongan DKB berfoto bersama saat keberangkatan dari kota Balikpapan menuju kota Makassar untuk kegiatan pementasan Opera Putri Panggung di Gedung Kesenian Kota Makassar. Kamis, (29/11/2018) 

TRIBUNKALTIM.CO, MAKASSAR - Sebanyak 75 rombongan Dewan Kesenian Balikpapan (DKB) berangkat menuju Kota Makassar untuk mengadakan pementasan opera bertajuk "Putri Ronggeng".

Sesampainya di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, rombongan langsung mempersiapkan setting panggung sekaligus melakukan gladi bersih guna memantapkan penampilan yang akan dilaksanakan jumat malam, (30/11/2018) besok.

Ketua DKB, Irwan Faisal mengatakan, dalam pementasan opera Putri Panggung tersebut dirinya membawa sebanyak 75 personel yang terdiri dari 10 pemusik, 34 penari, 6 piguran dan 25 official dan pendukung.

"Kita turunkan full team untuk memberikan penampilan terbaik besok malam," ujarnya.

Baca: Kenalkan Seni Budaya Daerah, DKB akan Tampilkan Opera Putri Ronggeng di Makassar

Ditambahnya, saat ini para personel tengah fokus melakukan setting dan dekorasi panggung. Sedangkan untuk gladi bersih akan dilakukan malam ini, kamis (29/11/2018) setelah setting panggung telah siap.

"Malam ini kita langsung gladi bersih, besok malam penampilannya," tambahnya.

Terpisah, Sutradara Opera Putri Ronggeng, Zainal D Abidin menuturkan, dalam pementasan yang akan diadakan besok malam akan disaksikan oleh seluruh pelaku seni dan budaya yang ada di Kota Makassar.

"Bahkan ada juga seniman dari luar Makassar yang akan datang untuk menyaksikan sajian kami," tuturnya.

Baca: Raker DKB Putusan Program Kerja 2018, Siap Kembali Gelar Kampung Seni

Dirinya berharap, pementasan opera putri ronggeng yang diproduksi oleh DKB ini dapat memberikan kepuasan dan pemahaman lebih tentang seni dan budaya yang ada di Kalimantan, khusunya di Balikpapan.

"Kita persiapkan opera ini sekitar enam bulan, semoga nanti penonton puas menyaksikannya," harapnya.

Penulis: Aris Joni
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved