Berita Video

VIDEO - Pertamina Masih Temukan Rumah Makan dan Laundry Gunakan Elpiji Subsidi

Untuk di Laundry Syariah ditemukan 13 tabung elpiji 3 kg, dan di Laundry Butterfly ada 10 tabung elpiji 3 kg.

VIDEO - Pertamina Masih Temukan Rumah Makan dan Laundry Gunakan Elpiji Subsidi
TRIBUN KALTIM/SITI ZUBAIDAH
Pertamina MOR VI melakukan sidak elpiji 3 Kg atau elpiji subsidi di beberapa rumah makan dan laundry. Seperti diketahui elpiji 3 kg hanya untuk masyarakat miskin, Kamis (29/11/2018). 

"Tujuannya mendatangi konsumen yang masih menggunakan elpiji 3 kg. Seperti diketahui elpiji 3 kg ini hanya untuk rumah tangga miskin dan usaha memasak kelas mikro. Termasuk di luar usaha memasak tidak boleh menggunakan elpiji 3 kg," kata Ubail sapaan akrab  Ahmad Ubaidillah Maksum.

Menurut Ubail, di Rumah makan Haur Gading Kebun Sayur, ditemukan masih menggunakan elpiji 3 kg.

"Ada sebanyak empat tabung elpiji 3 kg yang digunakan oleh Rumah Makan Haur Gading. Namun pemilik langsung diganti di lokasi," ujar Ubail.

Selain itu, sidang dilanjutkan di Laundry Syariah dan Laundry Butterfly.

Untuk di Laundry Syariah ditemukan 13 tabung elpiji 3 kg, dan di Laundry Butterfly ada 10 tabung elpiji 3 kg.

Secara aturan sebenarnya para pemilik sudah mengetahui elpiji 3 kg itu diperuntukan siapa.

Demi Ikut Tes CPNS 2018, Anthony Sinisuka Ginting Terpaksa Absen dari Korea Masters 2018

Hasil Liga Champions Tottenham Vs Inter Milan Berakhir 1-0, The Spurs Naik ke Posisi 2

Lantaran Pertamina sudah pernah melakukan sosialisasi terutama kepada pemilik laundry yang tergabung dalam Asosiasi Laundry (Asli) Kaltim dan Komunitas Laundry Borneo (KLB).

"Sudah pernah pencanangan untuk mereka (pemilik laundry) dan anggotanya untuk tidak menggunakan elpiji 3 kg. Sehingga kalau mereka masih mengelak dan menyatakan bahwa tidak tahu bisa dipastikan mereka berbohong," ujar Ubail.

Sejauh ini, para pemilik rumah makan dan laundry yang masih menggunakan elapiji 3 Kg akan diberikan surat pernyataan dari Disperindag Kota Balikpapan.

"Surat pernyataan itu agar pemilik usaha tidak menggunakan elpiji 3 kg, atau elpiji subsidi. Harus beralih ke elpiji non subsidi. Untuk sanksi dan lainnya wewenangnya ada di Disperindag," katanya.

Simak Videonya :

(*)

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved