Komisi II DPRD Samarinda Minta Tiga Kinerja Perusda Dibenahi

Dari tiga perusda, satu yang menjadi sorotan legislator Samarinda dalam kurun lima tahun terakhir, yakni Perusda Pergudangan dan Aneka Usaha.

Komisi II DPRD Samarinda Minta Tiga Kinerja Perusda Dibenahi
Tribun Kaltim
perusda 

Komisi II DPRD Samarinda Minta Tiga Kinerja Perusda Dibenahi

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Belum optimalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari tiga perusahaan daerah (Perusda) Kota Tepian, menjadi catatan tersendiri dari Komisi II DPRD Samarinda.

Tiga perusda itu yakni PDAM Tirta Kencana, PD Pergudangan Aneka Usaha dan Badan Perkreditan Rakyat (BPR) Samarinda, wajib dibenahi.

Alasan pembenahan tiga perusda itu agar bisa optimal pendapatan asli daerah dan pelayanan publik.

Dari tiga perusda, satu yang menjadi sorotan legislator Samarinda dalam kurun lima tahun terakhir, yakni Perusda Pergudangan dan Aneka Usaha (PDPAU) yang belum terlihat hasilnya sejak didirikan lewat peraturan daerah (perda) no 18 tahun 2008.

Baca: Belasan Ribu Jemaah Hadiri Kaltim Bershalawat VI, Meluber hingga Parkiran Stadion Madya Sempaja

Baca: Longsor Sangasanga mulai Ditimbun, PT ABN Siap Patuhi Hasil Investigasi Dinas ESDM Kaltim

Baca: Korban Longsor Sangasanga Mengungsi ke Rumah Anak, Ini Alasannya

Bahkan, menurut penilaian Komisi II, tiga tahun lalu, perusahaan nyaris gulung tikar. Ini karena persoalan hutang, dan terancam perusda dibubarkan.

Walaupun, secara perlahan susunan direksi diganti baru, kini mulai membenahi manajemen.

"Belum ada berlaba, menghidupi gaji sampai pas-pasaan. Dari awal berdiri, belum bisa kasi kontribusi PAD (signifikan). Kita harap segera selesaikan masalah yang lalu-lalu. Semoga bisa ada pembenahan agar bisa berkompetisi dengan usaha lain," kata Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Hadi Hartono, Sabtu (1/12/2018).

Memang, lanjut Hadi, selain soal manajeman, kendala ketiadaan penyertaan modal menyulitkan perusahaan ini berkembang dan bersaing dengan perusahaan lain.

Padahal, perusada ini, bisa mengusahan banyak hal, mulai 14 jenis jasa perdagangan, dan 14 jenis aneka usaha. Misalnya mulai dari perkebunan, sampai ekspor-impor.

Halaman
123
Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved