Investigasi Longsor Sangasanga Rampung, Ini yang Akan Dilakukan Dinas ESDM Kaltim

Sementara itu, untuk kepentingan korban, Pemprov juga akan memantau proses ganti rugi sehingga tepat sasaran.

Investigasi Longsor Sangasanga Rampung, Ini yang Akan Dilakukan Dinas ESDM Kaltim
Tribun Kaltim/Cornel Dimas
Kepala Dinas Dinas ESDM Kaltim, Wahyu Widhi Heranata (tengah baju abu-abu) saat mengunjungi korban terdampak longsor di Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Jumat (30/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Cornel Dimas

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kaltim, Wahyu Widhi Heranata telah membeberkan hasil investigasi inspektur tambang terhadap peristiwa tanah longsor di Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Hasil investigasi tersebut menetapkan PT Adimitra Baratama Nusantara (ABN) sebagai pihak yang bertanggung jawab atas longsor yang terjadi di Sangasanga.

Pemprov Kaltim melalui Dinas ESDM akan memberi sanksi berupa penutupan Pit 1 west atau lokasi  area konsesi PT ABN yang dekat dengan pemukiman.

Selanjutnya Pemprov Kaltim akan fokus penanganan pascakedaruratan.

Khususnya untuk pemulihan jalan poros Sangasanga-Muara Jawa yang terputus akibat longsor, termasuk kemungkinan relokasi pemukiman warga.

Baca juga:
 

"Ini kan daerah cekungan. Nanti kita lihat. Karena ini masuk wilayah kerjanya Pertamina. Lalu apakah rumah / bangunan milik warga itu legal? Yang jelas penanganan darurat sudah dilakukan secara baik dan dibiayai perusahaan," kata Widhi di kantor Gubernur Kaltim Jl Gajah Mada, Samarinda Kalimantan Timur, Senin (3/12/2018).

Widhi juga mengakui kejadian ini menjadi evaluasi penting bagi Dinas ESDM Kaltim.

Halaman
1234
Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved