Jalur Alternatif Menuju Bandara APT Pranoto Tak Maksimal, Polisi Minta Masyarakat Bersabar

Namun, akses tersebut juga dinilai tidak maksimal. Pasalnya jalur tersebut juga kerap digenangi banjir dan ruas jalannya cukup sempit.

Jalur Alternatif Menuju Bandara APT Pranoto Tak Maksimal, Polisi Minta Masyarakat Bersabar
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER DESMAWANGGA
Jalan DI Panjaitan, Samarinda tergenang banjir akibat hujan yang melanda Samarinda, Senin (3/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah dituntut untuk segera mencari solusi atas permasalahan banjir yang kerap melanda jalur utama lintas kota dan akses menuju Bandara APT Pranoto.

Untuk diketahui, sejak siang hingga pukul 16.00 Wita, hujan masih mengguyur Kota Samarinda.

Akibat hal itu, banjir menggenangi sebagian besar jalan di Samarinda.

Tidak terkecuali Jalan DI Panjaitan yang merupakan jalur utama menuju bandara APT Pranoto dan juga akses penghubung antar kota, seperti ke Bontang, Kutai Timur, dan Berau.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Perhubungan (Dishub) telah menyarankan jalur alternatif, yakni melewati kawasan perkampungan di Gunung Lingai, dan keluar di kawasan Lempake.

Namun, akses tersebut juga dinilai tidak maksimal. Pasalnya jalur tersebut juga kerap digenangi banjir dan ruas jalannya cukup sempit.

Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol Erick Budi S menjelaskan, pihaknya bersama Dinas PU dan Dishub telah berkoordinasi guna mencari jalan keluar dari permasalahan yang kerap selalu muncul ketika hujan tiba.

Mantan Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda menilai, pemerintah harus segera melebarkan jalan, membuat saluran air yang dapat menampung air hingga tidak meluap ke jalan, dan menyediakan jalur alternatif yang representatif.

Baca juga:

Halaman
123
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved