Kisah Kampung Naha Aruq Mahulu, Inspirasi dari Batu Karang yang Panjang

Lahirnya Kampung Naha Aruq masuk dalam pangkuan wilayah Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu

Kisah Kampung Naha Aruq Mahulu, Inspirasi dari Batu Karang yang Panjang
Tribun Kaltim/Budi Susilo
Panorama batu putih memanjang di kawasan Daerah Aliran Sungai Mahakam yang melewati Kampung Naha Aruq, Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur, Senin (26/11/2018) pagi 

Tahun sebelumnya, Kampung Naha Aruq juga telah memiliki mesin disel pembangkit listrik bertenaga 15 kilo volt ampere. Kesemua ini untuk menambah daya, menjangkau banyak rumah tangga di Kampung Naha Aruq

“Sekarang ada 53 rumah yang tersambung aliran listrik dari mesin disel kampung, sisanya ada 13 titik dialirkan ke tempat-tempat fasilitas umum di kampung,” kata Lejau. 

Dia pun sangat berharap, infrastruktur listrik seperti dari Perusahaan Listrik Negara bisa mengusahakan untuk masuk ke kampungnya supaya keberadaan listrik bisa berperan untuk mengembangkan kampung bisa lebih maju, dari tertinggal naik status menjadi kampung berkembang dan ke arah desa mandiri. 

Ke depan, sebagai pemasukan daerah kampung, pihaknya melalui Badan Usaha Kampung di tahun 2019 berencana akan membuat terobosan meluncurkan produk jasa transportasi air sungai berupa perahu longboat mesin motor. Permodalan diambil dari dana desa, yang nanti peruntukannya mencari keuntungan buat pemasukan kas bagi kampung. 

“Mau beli satu dahulu. Kan disini banyak yang butuh Longboat. Orang-orang dari luar kampung yang mau ke Naha Aruq bisa sewa. Bisa dipakai untuk antar dari satu kampung ke kampung lain yang ada di Long Pahangai,” ungkap Lejau. 

Penulis: Budi Susilo
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved