Imbas Tewasnya 31 Pekerja di Nduga, 14 Proyek Jembatan di Papua Dihentikan Sementara

Terdapat 14 proyek jembatan yang dikerjakan PT Istaka Karya di Papua dengan nilai kontrak Rp 184 miliar.

Imbas Tewasnya 31 Pekerja di Nduga, 14 Proyek Jembatan di Papua Dihentikan Sementara
Dok. Kementerian PUPR
Jembatan Kali Yigi A-1 (Arah Habema) 

Imbas Tewasnya 31 Pekerja di Nduga, 14 Proyek Jembatan di Papua Dihentikan Sementara

TRIBUNKALTIM.CO - Sebanyak 14 proyek jembatan yang dikerjakan PT Istaka Karya (Persero) di Papua dihentikan sementara.

Terdapat 14 proyek jembatan yang dikerjakan Istaka Karya di Papua dengan nilai kontrak Rp 184 miliar.

Sebanyak 11 proyek jembatan sedang dikerjakan dan 3 jembatan lagi akan mulai dilaksanakan pada 2019.

Saat ini semua proyek itu telah dihentikan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Penghentian sementara pekerjaan proyek jembatan di Kali Aorak dan Kali Yigi, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, sampai situasi kondusif sesuai rekomendasi aparat keamanan.

Penangguhan ini merupakan tindak lanjut dari kasus pembantaian puluhan pekerjanya yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Minggu (2/12/2018).

Anggota TNI yang Gugur dalam Serangan KKB di Nduga Belum Bisa Dievakuasi ke Wamena

Sekilas tentang Jembatan di Nduga yang Sedang Dikerjakan 31 Karyawan Sebelum Tewas Ditembak KKB

"Proyeknya sudah dihentikan. Lokasi ini kami pastikan dapat clearance dari aparat untuk mulai bekerja," ucap Direktur Utama PT Istaka Karya (Persero) Sigit Winarto seusai jumpa pers di kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (4/12/2018).

"Kami akan mulai bekerja lagi setelah dapat rekomendasi dari aparat karena situasi di setiap lokasi beda-beda. Target selesai secepatnya, belum tahu sampai kapan," lanjut Sigit.

Menurut rencana, Istaka Karya akan mengirimkan tim bersama Kementerian PUPR yang segera berangkat ke Papua untuk melihat kondisi terkini di sana, sekaligus memastikan jumlah dan identitas korban.

Halaman
123
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved