Keponakan Diciduk, Pemilik Rumah Mengaku Tak Tahu Kediamannya Dijadikan Tempat Produksi Sabu

Sm (42) pemilik rumah tampak ramah menyapa awak media yang menyambangi kediamannya.

Keponakan Diciduk, Pemilik Rumah Mengaku Tak Tahu Kediamannya Dijadikan Tempat Produksi Sabu
TRIBUN KALTIM / NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Rumah lokasi Home Industry sabu-sabu pasca digrebek polisi Jumat (30/11/2018) pekan lalu, di Jalan Elang Gang Ketapi RT 106, Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda Kalimantan Timur. Foto diambil Selasa (4/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Rumah beton warna hijau yang terletak di Jalan Elang, Gang Ketapi, Sungai Pinang menjadi tempat produksi sabu home industri.

Usai penggrebekan oleh jajaran Dit Reskoba Polda Kaltim, Jumat (30/11/2018) lalu, penghuni bangunan dua lantai yang terletak disalah satu kawasan padat permukiman itu tetap menjalankan aktivitasnya seperti biasa.

Sm (42) pemilik rumah tampak ramah menyapa awak media yang menyambangi kediamannya.

Dirinya tidak ragu untuk menjelaskan apa yang terjadi pada Jumat malam lalu.

Dia menjelaskan, pelaku wanita atas nama Rs (32) yang diamankan kepolisian, merupakan keponakannya yang telah lama tinggal bersamanya.

Rs merupakan seorang janda beranak satu. Sedangkan Lm (32) merupakan kekasih dari keponakannya itu.

Keduanya diamankan oleh petugas tepat di depan rumahnya, sekira pukul 22.00 Wita. Saat itu, kedua pelaku hendak pergi meninggalkan rumah.

Namun, betapa terkejutnya dia ketika keponakannya serta kekasihnya digiring kembali masuk ke rumah oleh sejumlah pria yang menggunakan pakaian biasa, namun menenteng senjata.

"Saya perkirakan ada sekitar 10 orang saat itu, bawa senjata tapi tidak menodongkan ke keponakan saya maupun ke pacarnya. Saat itu saya hanya disuruh diam, tidak boleh ada gerakan," ucapnya, Selasa (4/12/2018).

Baca juga:
Halaman
12
Penulis: Christine
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved