Empat Fakta Temuan 10 Mayat Mengapung di Perairan Bengkalis, Diduga Kapal TKI yang Tenggelam

Empat fakta temuan sepuluh mayat di perairan Bengkalis, Riau, diduga kapal TKI ilegal yang mengalami kecelakaan di laut.

Empat Fakta Temuan 10 Mayat Mengapung di Perairan Bengkalis, Diduga Kapal TKI yang Tenggelam
KOMPAS.com/ CITRA INDRIANI
Petugas gabungan dari Basarnas melakukan evakuasi satu korban yang mengapung di kawasan perairan Selat Malaka di Kabupaten Bengkalis. (KOMPAS.com/ CITRA INDRIANI) 

Keenam jenazah saat ini ditangani tim Disaster Victim Investigation (DVI) RS Bhayangkara Polda Riau. Seperti diketahui, dalam sepekan terakhir ditemukan 9 mayat mengapung di Perairan Selat Malaka wilayah Desa Pambang, Kecamatan Bantan, Bengkalis, Riau. P

ara jenazah yang ditemukan ini dalam kondisi tubuh sudah rusak dan ada bagian anggota badan yang hilang. 

4. Dugaan terkait TKI ilegal Kapal tenggelam

Polisi menduga, 10 mayat di Selat Malaka terkait dengan TKI yang hendak berangka secara ilegal. Namun, hal itu belum bisa dipastikan oleh pihak kepolisian, karena perlu dilakukan penyelidikan lebih dalam.

"Kami belum bisa menyimpulkan apakah mereka TKI ilegal yang pulang dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur laut yang tidak resmi (jalur gelap) atau bukan. Ini yang sedang diselidiki jajaran Polres Bengkalis," kata Kombes Pol Sunarto saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (4/12/2018).

Saat ini kepolisian RI bekerja sama dengan LO Polri di Malaysia untuk berkoordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia guna mengungkap kasus ini.

"Keterangan saksi maupun keluarga korban masih didalami apakah saling berkaitan. Namun kami belum bisa menyimpulkan apakah ini kecelakaan laut atau bukan," kata Sunarto.

Polisi terus mendalami dan mencari kesaksian dari para keluarga korban. Salah satunya dari keluarga korban Mimi Dewi. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Mimi Dewi (32) hendak menyeberang dari Malaka ke Dumai.

"Informasi yang didapat, korban sempat menghubungi keluarganya bahwa korban dan satu orang anaknya yang masih kecil akan pulang ke Indonesia (menggunakan kapal) pada Kamis (22/11/2018). Namun, beberapa hari kemudian tidak kabar dari korban dan tidak bisa dihubungi," kata Sunarto.

Jasad Mimi ditemukan pada hari Jumat (30/11/2018) bersama dua 3 mayat lainnya di Perairan Selat Malaka. Selain Mimi, salah satu mayat diketahui bernama Ujang Chaniago (48) warga Sumatera Barat. Sementara satu korban tidak ditemukan identitasnya. (Citra Indriani)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Fakta Baru Mayat di Selat Malaka, Dugaan TKI Ilegal hingga Total 10 Mayat Ditemukan", https://regional.kompas.com/read/2018/12/05/09300001/5-fakta-baru-mayat-di-selat-malaka-dugaan-tki-ilegal-hingga-total-10-mayat.
Penulis : Michael Hangga Wismabrata
Editor : Aprillia Ika

Editor: Priyo Suwarno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved