Pemprov Kaltim Anggarkan Rp500 Juta untuk Tes Urine ASN

Bahkan Pemprov Kaltim telah menyiapkan anggaran Rp500 juta di APBD 2019 untuk penyelenggaraan tes urine.

Pemprov Kaltim Anggarkan Rp500 Juta untuk Tes Urine ASN
TRIBUN KALTIM / CORNEL DIMAS SATRIO KUSBIANANTO
Pj Sekda Prov Kaltim, Meiliana, saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltim, Jl Gajah Mada, Samarinda Kalimantan Timur, Rabu (5/12/2018). 

Operasi Bahu Berjalan Lancar, Marc Marquez Dilarang Naik Motor Enam Pekan

Laga Tandang Piala Polandia, Egy Maulana Vikri Kembali Disertakan Skuat Utama Lechia Gdansk

Test urine ini berlaku untuk semua ASN di lingkungan Pemprov Kaltim. Jika terbukti terindikasi narkoba, maka Pemprov siap memberi sanksi tegas.

"Kami akan mendadak tes urine di kantor Gubernur dan OPD. Terutama kami bekerja sama dengan RSJ Atma Husada Kaltim. Insyaa Allah tahun depan kita mulai tes urine ke ASN. Semoga ini terus berlanjut dan rutin tiap tahun," tuturnya.

Sebelumnya Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi menegaskan pihaknya siap menindak ASN yang terindikasi narkoba.

Pasalnya Kaltim termasuk daerah yang mengkhawatirkan, menempati urutan 3 peredaran narkoba di Indonesia.

Ia pun mengaku butuh penanganan khusus untuk menertibkan ASN yang terindikasi narkoba.

"Narkoba ini berpengaruh terhadap kinerja sebagai ASN. Kita berada di ranking 3 nasional, suatu ranking yang tidak membanggakan. Jadi sangat memerlukan penanganan khusus," ucap Hadi. (*)

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved