Edy Rahmayadi Minta Tolong Jangan Lagi Dibully

Selain itu, Edy Rahmayadi juga meminta publik untuk tidak terus menerus menyudutkan dirinya akan kondisi sepak bola Indonesia.

Edy Rahmayadi Minta Tolong Jangan Lagi Dibully
MUHAMMAD ROBBANI/BOLASPORT.COM
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi pada acara kerja sama PSSI-BRI, Rabu (1/8/2018). 

Edy Rahmayadi Minta Tolong Jangan Lagi Dibully 

TRIBUNKALTIM.CO - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang juga Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi ikut bicarakan kondisi sepak bola Indonesia saat ini. 

Selain itu, Edy Rahmayadi juga meminta publik untuk tidak terus menerus menyudutkan dirinya akan kondisi sepak bola Indonesia. 

Diakui Edy Rahmayadi, kalau dibandingkan dengan negara lain, kondisi sepak bola Indonesia masih jauh tertinggal.

Desak Edy Rahmayadi Mundur, Ini Kriteria Ketum PSSI yang Tepat Versi Manajer Persib Bandung

Hal itu sudah disampaikan Edy kepada Presiden RI Joko Widodo, 23 menteri, dan anggota DPR RI Komisi X, sebulan setelah dirinya menjabat Ketua PSSI

“Kalau dibandingkan dengan negara lain, Indonesia masih jauh tertinggal. Bisa dilihat dari jumlah pemain, sarana stadion, dan lainnya. Saya bilang sama Presiden kalau kita belum punya pemain bola yang pas, kuantitas saja masih kurang, apalagi kualitas,” kata Edy, Rabu (5/12/2018).

Berdasarkan data 2016, jumlah pemain Indonesia sangat minim. Jumlah pemain Indonesia sangat jauh daripada Belanda yang memiliki 1,2 juta pemain dari 16,7 juta jiwa penduduk atau Spanyol memiliki 4 juta lebih pemain dari 46,8 juta jiwa warganya. Jerman memiliki 6,3 juta pemain dari 80.700.000 jiwa penduduk, Thailand 1,3 juta pemain dari 64.600.000 jiwa penduduk, dan Singapura memiliki 190.000 pemain dari 4.500.000 jiwa.

Komentar tak Biasa Edy Rahmayadi, Lebih Percaya Gubernur atau Menpora?

"Sementara, Indonesia hanya punya pemain 67 ribu dari 250 juta jiwa. Tolong jangan dibully-bully lagi saya. Kalau mau beritakan, beritakan lah ini,” katanya kepada para wartawan.

Selain minimnya pemain, Edy juga mengungkapkan kondisi jumlah pelatih di Indonesia. Masih sesuai data 2016 yang dijabarkan Edy, Spanyol memiliki 22 ribu pelatih, Jerman 28.668 pelatih, Thailand memiliki 1.100 pelatih, Malaysia memiliki 1.810 pelatih, Singapura memiliki 170 pelatih, sedangkan Indonesia hanya memiliki 197 pelatih.

Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi
Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi (Instagram/@edyrahmayadi)

Sementara itu, Edy menyebut jumlah wasit di Indonesia juga masih minim. Menurut Edy, Spanyol memiliki 47 wasit, Jerman 43, Belanda 41, Thailand 19, Malaysia 26, Singapura 15, Vietnam 19, sedangkan Indonesia hanya memiliki lima wasit.

Halaman
12
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved