Bima Arya: Data Terbaru 1.697 Rumah Rusak di Bogor akibat Puting Beliung

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menyebut data terakhir 1.697 rumah rusak akibat puting beliung di Bogor, butuh biaya perbaikan Rp 15 miliar.

Bima Arya: Data Terbaru 1.697 Rumah Rusak di Bogor akibat Puting Beliung
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Keganasan angin puting beliung yang menerjang wilayah Bogor, terjadi Kamis (6/12) siang hari, berdasarkan keterangan walikota Bogor. Bima Arya sebanyak 1.697 rumah rusak. 

"Awan tersebut dapat menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang, puting beliung serta kilat atau petir," ujar Toni melalui pesan singkatnya, Jumat (7/12/2018), dilansir dari Kompas.com.

Pusaran angin lemah di selat Sunda sebelah barat Jawa Barat membentuk daerah pertemuan angin (konvergensi) dan perlambatan angin di wilayah Jawa Barat.

Hal tersebut mendukung terbentuknya suplai wan hujan di wilayah Jawa Barat.

BMKG memperkirakan beberapa waktu ke depan Bogor akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang, kilat, atau bahkan petir.

Kencangnya hembusan angin puting beliung menyebabkan pohon besar roboh hingga akarnya tercabut dari tanah.

Pohon tumbang juga menimpa angkot yang melintas dan mobil pribadi. Selain itu, dinding hingga atap rumah warga mengalami kerusakan. (Tribunnews.com/Daryono/Kompas.com)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Berita Terbaru Bencana Puting Beliung Bogor, 1.697 Rumah Rusak, Butuh Rp 15 Miliar untuk Perbaikan, http://www.tribunnews.com/section/2018/12/07/berita-terbaru-bencana-puting-beliung-bogor-1697-rumah-rusak-butuh-rp-15-miliar-untuk-perbaikan?page=2.
Penulis: Daryono
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi

Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved