Kapolda dan Panglima TNI Turun Langsung Atasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Nduga, Papua

Rencananya besok Kapolda dan Pangdam dari Timika akan bertolak kembali ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya bersama tim,” ungkap Kabid Humas Polda Papua.

Kapolda dan Panglima TNI Turun Langsung Atasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Nduga, Papua
John Roy Purba/Istimewa
Aparat TNI yang melalukan pengejaran terhadap kelompok KKB di Nduga 

Kapolda dan Panglima TNI Turun Langsung Atasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Nduga, Papua 

TRIBUNKALTIM.CO - Dua instansi besar penegakan hukum serta keamanan, TNI dan Polri turun langsung dalam kasus pembantaian pekerja oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua

Terbaru, Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin Siregar bersama Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring akan memimpin langsung operasi penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) di wilayah Nduga Papua.

Seperti diketahui, KKB di bawah komando Egianus Kogoya melakukan penyerangan terhadap para pekerja PT Istaka Karya yang tengah melaksanakan pembangunan jembatan Jalan Trans Papua di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, Minggu (2/12/2018).

Cerita Keluarga Korban Pembantaian KKB Papua asal Kaltim, Sempat Minta Istri SMS-an

Akibat peristiwa itu, 15 karyawan PT Istaka Karya dan 1 pegawai PUPR meninggal dunia serta 5 orang lainnya masih belum diketahui kondisinya.

Sementara di Distrik Mbua, kelompok KKB melakukan penyerangan terhadap pos TNI di sana. Satu anggota TNI meninggal dunia dan 1 anggota luka-luka.

“Beberapa hari ini kami fokus evakuasi terhadap korban yang selamat dan yang meninggal dunia, hingga tadi kami kembalikan jenazahnya ke kampung halaman mereka masing-masing. Rencananya besok Kapolda dan Pangdam dari Timika akan bertolak kembali ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya bersama tim,” ungkap Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal, Jumat (7/12/2018) malam.

Sosok Efrandi Hutagaol, Korban Pembantaian KKB di Nduga, Baru Menikah dan Siap Bekerja di Mana Saja

Kamal menjelaskan, beberapa hari ini semua pihak fokus terhadap proses evakuasi terhadap para korban yang ditemukan di lokasi kejadian.

“Mulai besok kami akan fokus mencari sisa korban lainnya. Namun, kami juga akan melalukan pengejaran terhadap para kelompok KKB, untuk meminta pertanggungjawaban atas perbuatan mereka,” katanya.

Kapolda dan Pangdam, lanjut Kamal, mulai besok akan kembali ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya untuk memimpin secara langsung pengejaran terhadap para pelaku. Bahkan, kedua pimpinan aparat penegak hukum itu akan bertolak ke lokasi kejadian.

KKB Pimpinan Egianus Kogoya Melakukan Perlawanan Sengit, Saat Dilakukan Operasi Evakuasi

Kronologi Pembunuhan Pekerja di Papua oleh KKB, Diminta Baris Jongkok lalu Ditembaki

“Rencananya Kapolda dan Pangdam akan bertolak ke Nduga, untuk memimpin secara langsung pengejaran terhadap para pelaku pelaku. Di sini TNI hanya memback up aparat kepolisian, yang melalukan penegakan hukum,” ujarnya.

Sampai sejauh ini, ungkap Kamal, personel Polri dan TNI masih menguasai wilayah Nduga khususnya Puncak Kabo dan Distrik Mbua, lokasi para karyawan PT Istaka Karya dibunuh.

“Personel kami sampai sejauh ini terus berupaya mengejar mereka. Hanya karena kondisi medan lebih dikuasai oleh para kelompok ini, membuat kami mendapat kendala untuk menangkap mereka,” pungkasnya. (*) 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kapolda dan Pangdam Akan Pimpin Langsung Penangkapan KKB di Nduga Papuahttps://regional.kompas.com/read/2018/12/07/21183391/kapolda-dan-pangdam-akan-pimpin-langsung-penangkapan-kkb-di-nduga-papua  

Editor: Anjas Pratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved