Jokowi Pernah Dilarang Datang ke Nduga, Berikut Fakta Terungkap tentang Pembunuhan Pekerja di Papua

Fakta demi fakta di balik tragedi berdarah di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, mulai terungkap.

Jokowi Pernah Dilarang Datang ke Nduga, Berikut Fakta Terungkap tentang Pembunuhan Pekerja di Papua
ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra/aww
Prajurit TNI bersiap menaiki helikopter menuju Nduga di Wamena, Papua, Rabu (5/12/2018). Aparat gabungan terus berusaha mengatasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga telah menewaskan 31 karyawan PT Istika Karya saat melakukan pengerjaan jalur Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. 

Jokowi Pernah Dilarang Datang ke Nduga, Berikut Fakta Terungkap tentang Pembunuhan Pekerja di Papua

TRIBUNKALTIM.CO -- Fakta demi fakta di balik tragedi berdarah di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, mulai terungkap.

Salah satunya, selama menjalankan proyek di Papua, PT Istaka Karya sama sekali tanpa pengawalan dari aparat keamanan.

Presiden Joko Widodo juga pernah diingatkan untuk tidak meninjau lokasi Nduga karena rawan gangguan keamanan.

Namun, saat itu Jokowi tetap memutuskan untuk mengunjungi proyek Trans-Papua.

Selain itu, 16 jenazah telah berhasil dievakuasi dari lokasi pembantaian di Nduga, Papua.

Inilah sederet fakta yang terungkap dari kasus penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga:

1. Tak pernah dikawal aparat keamanan

Sejak 1 Januari 2017, PT Istaka Karya bekerja untuk membangun proyek jembatan Jalan Trans-Papua, yang berada di wilayah pedalaman, khususnya di wilayah Pegunungan Tengah, Papua.

Akan tetapi, selama pekerjaan pembangunan proyek tersebut, tak ada aparat keamanan baik dari Polri maupun TNI yang mengawal.

Halaman
1234
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved